Life Only Once. Stop Thinking and Just Make It Work

8.30.2015

Kenapa Ibu Kos Selalu Menyebalkan

Kalau dipikir-pikir, kenapa ya ibu kos itu selalu menyebalkan? Mulai dari itungannya setengah mati, banyak peraturan, pakai ini dikit nambah, itu dikit nambah, tapi seakan kita tidak punya pilihan karena ya namanya numpang di rumah orang.

KOS A, JOGJA, ane ngekos pertama di Jogja. Ibu kos yang awal ini baik, nggak terlalu banyak peraturan dan menghargai anak kosnya. Demikian juga kami menghargai ibu kos ini. Tapi ternyata karena ibu kos ini terlalu baik sama kami, kakaknya ibu kos ini nggak terima. Dengan segera dia mengambil alih kepengurusan kos, dan langsung menaikkan biaya kos +100.000, pakai laptop tambah 25.000, TV tambah 50,000, reskuker 40,000. Edan po o? Masak listriknya per item gitu. Itu kami masih bisa menerima, sampai suatu saat tiba-tiba dia masuk kamar kami tanpa ijin (tiba-tiba buka pintu dan mbrudus masuk gitu aja) padahal ane sedang ganti baju. Dan apa tujuannya? Dia mau melakukan sidak, apakah kami membawa barang elektronik ilegal yang tidak diberitahukan ke ibu kos. Jujur ane muarah luar biasa, Apa maksudnya ini?? Aku rasa ibu kos ini sudah tidak tahu aturan dan seenaknya. Esoknya, ibu kos ini SMS ke kami aturan baru lagi, "Temen yang main ke kos dilarang nge-charge laptop, fasilitas listrik hanya untuk anak kos". Kurasa dia memang benar-benar sudah GILA pelit dan hitungannya.

Kerja sebagai Legal Officer di Bank Swasta Jakarta

Dengan penampilan saya yang sangat apa adanya, sejak SMA pekerjaan pertama yang paling saya hindari itu ya kerja di bank. Ada-ada saja yang bilang kalau kerja di bank itu dandan harus tebel, pakai rok mini, rambut disanggul, pakai sepatu hak tinggi, semuanya membuat saya semakin tidak tertarik saja. Pekerjaan yang paling saya idam-idamkan ya sebagai engineer, entah oil, gas, atau batubara (sesuai jurusan kuliah saya). Saya rasa keren ya bekerja seperti itu, memakai seragam yang penuh oil, uang melimpah, awhh terkadang mimpi saja memang enak.