Life Only Once. Stop Thinking and Just Make It Work

7.26.2020

Surabaya, 21 Juli 2020 : Marah, Akhirnya Adopsi Lilo dan Loli 😁🀣

Pagi ini dimulai dari ane kesel sama temen ane karena suatu hal 😁😁. Intinya dengan kekesalan itu, ane beranjak ke Warung Soto Kwali Semolowaru. Sebelum berangkat temen ane bilang naik motor aja, namun ane bersikeras naik mobil (ini nanti ada alasannya ternyata 😁).

Soto Kwali Semolowaru ini adalah warung favorit ane untuk sarapan, karena sotonya bening (tidak terlalu berbumbu/enek), ada pilihan soto daging, ada berbagai macam lauk-laukan dan merupakan soto solo. Mantaap.

Sampai di warung, seperti biasa ane pesen 1 mangkok soto daging besar, sebiji perkedel dan 2 sunduk sate usus. Selain itu segelas es teh. Ane makan dengan khidmat karena emang sukaaa banget sama soto daging, apalagi untuk sarapan. Sensasi saat kuahnya meluncur ke kerongkongan yang kering. Ahh.. nikmatnya 😁😁. Disempurnakan dengan kunyahan sate usus dan perkedel, serta siraman es teh 😁😁.

Ok. Cukup cerita detailnya soto yang bikin ane ngiler 😁. Ane akhirnya selesai makan dan melakukan pembayaran. Total 16.500. Cukup murah. Ane berencana langsung pulang setelah ini untuk ngerjain dokumen.

Eh pas di parkiran, mau masuk ke mobil, tiba-tiba ane melihat makhluk malang ini, mempunyai bulu hitam legam dengan sedikit corak putih, sedang makan tulang ayam. Melas bangett..

Hati ane langsung tergerak, karena ane sendiri udah punya 3 kucing rescue dari jalanan dan semuanya bisa makan enak. Membayangkan si hitam putih malang ini harus menahan lapar setiap hari. Makan tulang ayam aja iya kalau ada yang ngasi, ane sudah berniat akan membawanya pulang. Yahh mungkin inilah kenapa hati ane tergerak untuk bawa mobil tadi pagi. Ane bertemu kucing hitam putih malang ini. Ane menamakannya Loli.

Kasihan melihatnya kesusahan mengunyah tulang ayam, ane langsung balik ke warung soto dan membeli 2 sate usus. Eh sewaktu mau ngasi itu sate, tiba-tiba datang 1 lagi kucing putih yang sepertinya merupakan saudaranya Loli. 
Wahhh... Jujur ane sempat bimbang.. gimanapun kan tempat ane meletakkan kucing-kucing adopsi dari jalan ini bukan rumah ane. Gak enak aja kalau kebanyakan kucing, kalau tambah 1 lagi sudah 5 kucing rescue dari jalanan.

Hati ane sempat bilang ane adopsi 1 aja, yang warna hitam putih. Tapi nurani ane benar-benar tidak mampu meninggalkan yang 1 sendiri disini berjuang cari uang. Akhirnya ane putuskan bawa keduanya. Ane masukkan mereka ke dalam mobil diikuti tatapan beberapa orang di lampu merah 😁😁😁. Sate usus yang kubeli mereka nggak ada yang mau. "Nanti mungkin Chiko mau," kataku dalam hati.

Sebenarnya dilokasi itu masih ada 1 kucing lagi, kucing setengah kampung setengah persia yang gembul banget. Namun ane urungkan mengambilnya saat itu karena konsen ane ke rescue kucing lebih ke yang kitten. Karena ane yakin yang dewasa sudah mempunyai daya bertahan hidup yang tinggi. Selain itu juga ane nggak enak kalau bawa kucing terlalu banyak di tempat yang bukan rumah ane sendiri😁.

Ane akhirnya beranjak pulang membawa Loli dan saudara putihnya, yang akhirnya kunamakan Lilo. Mereka sempat teriak-teriak di mobil. Panik. Namun sesaat kemudian diam dan bersembunyi di bawah kursi.

Sampai rumah ane langsung mandikan mereka dan kasih makan whiskas cair. Mereka terlihat makan dengan lahap, mungkin makanan terenak yang mereka makan selama ini. I promise will take care of u two Loli Lilo.

Surabaya, 21 Juli 2020 : Ane Bersyukur... Sebelum Pandemi...

Hari ini ane masih di dalam suasana pandemi... Ya ampuuuun, lama banget yaa sejak Bulan Desember 2019 Covid ditemukan, dan sejak Maret 2020 Covid resmi diberitakan masuk ke Indonesia. Sejak saat itu dunia emang berubah drastis, traveling (apalagi ke luar negeri) jadi sesuatu yang sangat susaaaaah, dan bahkan langka untuk bisa dilaksanakan πŸ˜”πŸ˜”....

Benar-benar periode yang sangat suram untuk dunia traveling, apalagi traveling ke luar negri πŸ˜”πŸ˜”. Ditambah lagi, beberapa negara luar kondisinya mulai membaik, sedangkan Indonesia masih sama saja bahkan kurvanya malah lagi puncak-puncaknya. πŸ˜”

Namun ane mencoba mendorong diri ane untuk selalu bersyukur bagaimanapun keadaannya. Ane tidak mau terus murung karena susah kemana-mana, karena itu gak ada gunanya. AAne bersyukur karena:

1. Ane sudah melakukan beberapa trip "superpenting" (menurut bucket list ane) sebelum pandemi melanda. Sebelum hidung ini masih bisa menghirup udara dengan segarnya, tanpa harus menghirup bau mulut sendiri karena harus pakai masker setiap saat. Trip superpenting itu antara lain:

A. Amerika Serikat dan Meksiko (26 April 2019 sd 10 April 2019)

B. Jeju, Korea Selatan (5-11 Mei 2019)

C. Thailand (12 Mei sd 25 Mei 2019)

D. Singapore (7-11 Agustus 2019)

E. Malaysia 

F. Aceh dan Medan

G. Turkey! (5-25 November 2019)

Dan dari semua trip superpenting tersebut, trip ke Turki selama 3 minggu (21 hari, dari 5-25 November 2019) adalah penutup yang benar-benar sempurna ! Trip di negara yang super duper membuat nyaman... Orang-orangnya baik... Suhu udaranya sempurna... Banyak kucing di jalan-jalan... Ahh begitu kangennya sama Turki 😊😊. Bagaimana aku bisa bilang penutup yang sempurna? Well, karena biarpun ada travelmate, kami sama-sama sampai udah bosan dan udah kangeeeen banget sama Indonesia hehe (terutama makanannya). Itu berarti ane sudah "enek" berada di luar negeri, bukan "enek" dalam artian sebenarnya tapi ya. Hehe. 

2. Aku sudah "sedikit" berkeliling Indonesia menggunakan program Sriwijaya Travel Pass tahun 2018 dan beberapa trip tambahan (tanpa SJ travel pass) di awal tahun 2019.
A. Ternate

B. Jogja-Surabaya-Jogja beberapa kali

C. Belitung

D. Jakarta

E. Maumere-Ende

F. Sumba

G. Bali (Desember 2019)

H. Bau-bau, Tomia (Januari 2020)

I. Road trip jawa timur dengan teman-teman Wakatobi (Februari sd Maret 2020)

3. Ane masih bisa jalan-jalan/roadtrip di sekitaran Jawa Timur-Jawa Tengah, dan cukup banyak wisata yang udah buka. Setelah pandemi melanda Indonesia, dan Surabaya sempat PSBB 3 mingguan, setelah PSBB tersebut berakhir ane sudah mengunjungi:

A. Bukit Tunggangan Trenggalek (pas ada waktu lowong sehabis kerja pemetaan lokasi tambang)

B. Ranu Gumbolo Tulungagung (pas ada waktu lowong sehabis kerja)

C. Embung Sidem Tulunagung (idem dengan atas)

D. Ranu Manduro Mojokerto

E. Desa Selotapak Mojokerto

F. Jalan jalan sekitar Pandaan

G. Kebun Teh Nglinggo Kulonprogo

H. Kota Jogja + Kaliurang

4. Ane bisa fokus untuk merealisasikan rencana "ROADTRIP" yang akan kulaksanakan di Bali-Lombok-Sumbawa dan Flores. 

A. Kenapa bisa fokus? Ya karena ane belum akan bisa keluar negeri lagi. Jadi ane bisa fokus mengalokasikan waktu dan anggaran untuk roadtrip Surabaya-Larantuka ini. 

Begitulah.. ane berusaha melihat sisi positif dari semua ini. Gimanapun itu yang bisa ane lakukan untuk sekarang ini. Ane terus berharap semoga pandemi ini segera berakhir 😊