Life Only Once. Stop Thinking and Just Make It Work

7.03.2020

Solo, 29 Juni 2020 : Nilai-Nilaiku Selama Kuliah di Teknik Geologi UGM !

Solo, 29 Juni 2020
Nemu Transkrip Nilaii...

Kemarin - 28 Juni 2020 - sehari setelah ane pulang kampung ke Solo setelah sekian lama sejak Covid 19, ane nemuin berkas-berkas ini di lemari. Ini memang berkas yang sejak dari Surabaya ane sudah gadang-gadang mau cari. Ini adalah transkrip nilai selama ane kuliah dari semester I - VIII .
Dari nilai-nilai diatas kelihatan ya gan, ane paling kewalahan itu pas Semester II, terutama di mata kuliah Matematika dan Fisika. Ane inget banget, untuk kedua mata kuliah ini, kampus ane mendatangkan dosen dari Fakultas MIPA sana. Dan bisa ditebak - terutama untuk matematika - tingkat kesulitan soalnya benar-benar di luar nalar gan hihihi. Hampir sebagian besar angkatanku waktu itu dapat nilai Matematika Dasar C, D bahkan E. 

Semester II juga semester paling berat buat ane karena saat itu selain tugas kuliah yang benar-benar menumpuk, ane juga masih wajib mengikuti Pembekalan Dasar Lapangan (PDL) a.k.a ospek-ospek jurusan gitu lah setiap weekend, yang bikin fisik dan mental semakin tambah capek. 

Untuk Semester III sampai VIII, ane terlihat tidak mengalami masalah berarti ya gan. Hanya di semester IV ane sempat bingung juga kenapa nilai mata kuliah "Metode Geologi Lapangan" ku C. Ada problem apakah aku disana? Wkwkwk. Bodo amat. Aku juga lupa.

7.01.2020

Surabaya, 14 Juni 2020 : Ditawari Tukar Tambah HRV. Tidaaaaak ! 😁😁😁 Jangan Sampai Tergoda !

Surabaya, 14 Juni 2020
Di Rumah Galaxy
Siang ini ane dapat tawaran yang bener-bener menggoyahkan iman 😁😁😁. Keinginan ane udah dari duluuuu 😁😁😁.

Kemarin malam aku di WA Pak Yudi - penjual mobil Kia Rioku dulu - yang bertanya apa mobil Kia Rioku udah jadi di mutasi. Tahun ini memang ane berencana mau mutasi Kia Rio ane gan, yang awalnya plat B (jakarta) mau ane ubah plat AD (solo). Supaya gak repot-repot kalau mau bayar pajak tahunan gan.

Sebelum 13 Juni 2020 kemarin, ane udah konsultasi sama Pak Yudi perihal mutasi ini. Salah satu syarat mutasi yang utama itu adalah gesek nomor rangka mesin di samsat gan. Pak Yudi sih menyarankan, kalau mau mutasi di Solo, ya sebaiknya gesek rangkanya di Solo. Jadilah karena ane baru balik ke Solo 27 Juni 2020, ane baru gesek rangka kemarin, tanggal 29 Juni 2020.

Nah, di 13 Juni 2020 inilah Pak Yudi nanya apakah Kia Rioku udah jadi dimutasi, karena aku gak ngabarin Pak Yudi cukup lama sejak tanya perihal gesek rangka mesin. Ane baru bales keesokan siangnya, dan malah dikasi tawaran yang begitu menggiurkan.

Tukar tambah KIA RIO ane dengan HRV MATIC 2016 !!

Ya ampun.. cobaan di kala pandemi emang!! Wkwk. HRV dan Xpander kan 2 mobil incaran ane di masa depan untuk menggantikan Kia Rio !! Kok bisa pas gini sih tawarannya !

Sesuai chat, Pak yudi bilang kalau mau nukar tambah Kia Rio ke HRV, aku harus menambah di kisaran 140 juta. Kisaran ya itu. Bisa nambah, kurang sih nggak mungkin 😁😁😁.
Darah ane sih langsung mendidiiih ya ! Ini kan mobil incaran ane nomor 1 untuk menggantikan Si Kia Rio !! Nomor 2 nya baru Xpander ! Gimana bisa aku tidak mempertimbangkan tawaran ini? Kenampakan mobilnya aja masih gagah banget seperti di bawah ini.
Ane pengen HRV ini bukan buat gaya-gayaan, sombong atau buat nunjukin ke orang kalau ane bisa beli ini mobil atau apa ya gan !! Tapi ane jujur sukaaa aja sama ini mobil. Bentuk luarnya itu terkesan gagah banget. Bagian moncong depannya yang sedikit melengkung, bagian belakangnya yang sedikit condong. Perfecto !!
Ane sempat tertariiiiiiik banget ! Kayak tertarik udah mau bilang iya gitu ! Mana Pak Yudi nawarin HRVnya bisa diantarkan lagi ke Surabaya.. bujubuneng dahhh cobaan ini 😁😁😁. Tapi ane masih mempunyai akal sehat. 140 juta tu bukan duit sedikit bro sis.. ngumpulinnya lama dan setengah mati.

Ane pun langsung beralasan ke Pak Yudi, 'lagi corona nih pak'. Maksudnya ya kan keuangan hampir sebagian orang lagi terganggu ya karena virus bandel ini. Jadi tukar tambah mobil itu kan bukan kebutuhan pokok gitu.

Malah bapaknya bilang, pake masker aja. 😁😁😁 Bukan itunyaaa pak, tapi duitnya 😁😁.

Selain HRV, Pak Yudhi juga menawarkan 2 mobil lain untuk tukar tambah, yakni Jazz dan Avanza. Untuk 2 mobil ini memang ane belum terlalu tertarik sehingga tidak mempertimbangkannya sama sekali.
Setelah berpikir seharian, minta saran teman dekat dan keluargaku, pada 15 Juni 2020 akhirnya ane 'menolak' tawaran ini πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ‘πŸ‘. Ane merasa di situasi pandemi dan orang-orang serba kesulitan kayak gini, kurang elok bagi ane untuk tukar tambah mobil. Meskipun ane ready sejumlah uang tersebut, tapi ane lebih memilih menyimpan uang tersebut untuk keperluan yang lain. Atau kalau misalkan membeli sesuatu lagi, aku ingin membeli rumah 1 lagi untuk kukontrakkan atau kusewakan. Karena kalau tanah/rumah itu kan pasti harga jualnya naik gan. Sedangkan kalau mobil 100% pasti turun. 
Semoga ini menjadi keputusan yang bijak ya !!

6.28.2020

Madiun, 2 November 2018 : WHY ??

Why on my 26'th age, I have spent lot of money for traveling?
.
Because I want my life to be remembered. I want a life that different from others. Life that is not flat. Life that fulfill with a lot of new places, new person, new season, new faces everyday. So I've a lot of stories to tell to them who'd like to listen, I life with no regret of anything.
.
I'm not a rich person, I should work hard for that. I believe that I work hard enough till now.
.
And now, as a human, I feel exhausted with my job. After finishing all of this freelance stuff, I would love to backpacking somewhere for 3 months. Backpacking anywhere, refresh my soul.

Makassar, 8-14 Agustus 2008 : Pengalaman Ikut OSN di Makassar (JAWA TENGAH.... GO GET GOLD!! )

OSN 2008 Makassar
Universitas Sultan Hassanudin
Sebelum tes tertulis
GO GET GOLD !!
CERITA LENGKAPNYA :
Solo, 28 Juni 2020

Aku menemukan catatanku ini, pengalaman pas OSN 2008 di Makassar, sewaktu aku pulang ke Solo dan membongkar-bongkar file lamaku. Aku menemukannya sudah terprint di satu bundel kertas. Ketika membacanya kembali, pikiranku sungguh bernostalgia di masa lalu. Aku mempunyai teman-teman yang begitu baik. Inilah ceritaku.

6.23.2020

Jogja, 5 Juni 2012 : Pertama X Naik CBR !

Jogja, 5 Juni 2012
Fakultas Teknik UGM, Parkiran Jurusan Teknik Geologi
Pinjam motor CBR nya Yogie - temen seangkatan ane - nyoba putaran sekali.

Status facebook ane siangnya :

"Akhirnya ngrasain juga naik CBR sendirian pertama kalinya ,,pinjem punya temen, mantap kali n besar kali ni motor..pengen sekali aku, huahuahua xixi"

Surabaya, 24 Juni 2020
Lanjut nostalgia ya...

Pengalaman ini kutulis di Surabaya, pada 24 Juni 2020, saat ane sedang beristirahat dari ngatur berkas lahannya Mas Ali. Haha masih ingat cukup jelas hari ini. Saat itu ane baru aja selesai kuliah. Saat jalan ke parkiran, ketemu Aam sama Yogie. Saat itu ane emang punya keinginan (keinginan semu aja - udah tau nggak akan jadi nyata pada saat itu haha) yaitu mempunyai motor CBR. Iya... motor gede keluaran Honda itu. Kok rasanya kereeen aja setiap lihat itu motor di jalan-jalan.

Nah kebetulan motornya Yogie itu CBR. Pas ketemu di parkiran itu, ane iseng aja request ke dia pengen nyoba ngendarain motornya dan Yogie mengizinkan. Alamak, itulah pertama kalinya ane mengendarai motor keinginan ini. Memang sangat mantap haha.

Kenampakan CBR nya (sumber : Facebook)

Aam nyuruh ane untuk nyoba muterin parkiran sekali pakai itu motor. Mungkin mau ngecek keahlian ane main kopling motor kali ya hehe. Ane sukses muterin parkiran dengan lancar, dan meminjamnya sekali untuk muter KPFT. Hehehe.. 

"Berapa yog harga motornya?" tanya ane iseng sewaktu mengembalikan kuncinya.

"34,5 juta. Bla--bla--bla-- " (ane lupa habis ini Yogie ngomong apa). 
Yang jelas ane masih ngobrol banyak setelahnya.

"Wuahhh mahal," kataku setengah tergelak. Haha. Nanya aja deh. Saat itu sadar diri belum bisa beli hehehe.

Pengalaman yang simpel tapi saat itu ane menikmatinya :)


6.22.2020

Jogja, 29 Mei 2019 : Kesel Parah !

Jogja, 29 Mei 2019
Lagi kesel parah lihat postingan Facebook salah satu teman ane, yang kerjaannya setiap saat hanya ngejelek-jelekin pemerintah tanpa dia berbuat satu hal-pun untuk kemajuan bangsa. Paling nggak lu ngejelek-jelekin tapi juga kasih solusi lah. Ngejelek-jelekin doank tanpa ngasih solusi itu ya namanya PROVOKATOR.
Sumber Gambar : Disini

"Emangnya gak boleh ya gan kontra sama pemerintah?"

Boleh-boleh ajaaa gan. Tapi ketika kita mengkritik kebijakan pemerintah, ya kasih dengan usul solusinya donk. Atau penyelesaian lainnya pegimane. Nggak asal share berita-berita bodong aja. Itulah yang namanya manusia cerdas.

Postingan Facebook ane tanggal 29 Mei 2019.
Untuk menunjukkan kekesalan.
Ane harap orangnya baca !

"Ealah kerjaannya kok hanya repost postingan2 yg menyudutkan pemerintah. Entah postingan itu udah pasti bener atau belum juga aku yakin kamu belum verifikasi a.k.a kamu gak tau, karena begitu banyak repost anti pemerintah di dindingmu. Kalau di komen gak pernah berani balas, atau postingannya malah dihapus.. setidaknya jika gak suka dengan pemerintah sekarang, postinglah sesuatu yg lain yg berguna bagi semua orang, bukan hanya malah nambah panas2sin pendukungmu aja akhirnya semakin menimbulkan perpecahan. Nyinyirmu hanya buat orang ilfeel. Zaman sekarang tu mbok ya kalau repost dipikir dulu berita itu benar atau nggak. Kalau perlu sana ke lapangan, cari fakta dulu. Gak asal repost HOAX. Ati2 diciduk polisi.
Gak suka sama pemerintah boleh, tapiiii ya lakukan hal lain lah yang bisa membawa kemajuan buat bangsa. Kerjaan kok hanya nyinyiiiir dan repost HOAX (aku katakan hoax karena sumbermu hanya dari postingan medsos yang belum terverifikasi, hanya berupa asumsi) , apa manfaatnya buat bangsa ini. Gak menghargai jasa pahlawan yg sudah berjuang keras menyatukan rakyat yang diadu domba zaman penjajahan. Sekarang mau diadu domba lagi hanya karena EGOMU.
Gak suka pembangunan tol karena tarifnya "relatif" masih mahal? Yasudah! Gak usah lewat tol. Semudah itu. Tol itu bukan "jalan wajib" yang harus kita lewatin. Tol adalah salah satu jalan pilihan. Mau lewat bayar, gak mau yaudah. Lewat jalan bawah, jalan biasa. Resikonya: macet, lama, lampu merah. Masih ngeluh lagi?
Aku mantan pegawai tidak tetap dinas esdm. Aku tau pasti manfaat pembangunan tol surabaya-ngawi. Tau gak? Sebelum tol dibangun, sewaktu tugas dinas ke ngawi utk meninjau lokasi tambang, jika permohonan banyak, kita harus menyiapkan waktu dinas 3 hari. Karena jarak surabaya-ngawi jauh! Kadang 1 hari hanya utk perjalanan. Belum lagi kalau ke pacitan. Sekarang, 2.5 jam aja sudah sampai ke ngawi, ke pacitan bisa lewat tol ke Madiun, trus potong ke ponorogo dan pacitan. Permohonan bisa lebih cepat ditinjau. Mobil dinas bisa lebih terawat. Aku sendiri kalau pas lagi banyak pengeluaran, jika ingin ke surabaya naik mobil, yaudah aku lewat jalan bawah. Resikonya: lama, jalan sepi, saingannya sama EKA, MIRA, dll. Tapi yaudah itu resikonya kan? Kenapa harus nyinyiiiir terus masalah tol dan bahkan suruh makan beton. Situ waras?
Nb: kemarin habis dari bangkok, thailand. Disana kita lewat highway. Dengan jarak yang kurleb sama dengan tol Dupak-Bungurasih/Waru (3.500/4.500 rupiah), kita harus bayar 50 baht atau 20 ribu. Bensin tipe 91, harganya seliter sekitar 30 baht atau 15rb. Bandingkan saja sama di negara kita tercinta. "

Jogja, 23 Maret 2011 : Kecelakaan di Jogja 😭😭

Yogyakarta, 23 Maret 2011
Perempatan Jalan Akasia (sebelah selatan RS Kedokteran Gigi UGM)
Kondisi : Buru-buru mau praktikum Paleontologi. Aku tidak ingat pasti, tapi kurasa ada tugas yang belum selesai kukerjakan. Asisten Paleontologi emang terkenal galak waktu itu jadi ane males aja kalau sampai berbuat kesalahan.

Status Facebookku Hari Itu,
Jam 16.10
"apa lagi kesialanku hari ini? T.T tabrakan sama satriya sampek kulit pada sowek n kepala benjol, kehilangan 1,6 juta untuk perbaikan motor satriya T.T; LCD laptop kebentur dan udah ada tanda-tanda rusak lagi..tidak ada yang buat aku gak nanges T.T "

Surabaya, 23 Juni 2020
Di Tempat Kediaman
Mencoba Mereka Ulang

Kejadian ini sudah terjadi 9 tahun yang lalu, tentu saja sudah banyak detail yang terlupa. Namun ane masih bisa mengingat dengan jelas momen sesaat dan setelah tabrakan. Mengerikan banget πŸ₯ΊπŸ₯ΊπŸ₯ΊπŸ˜.

Ane akan coba reka ulang apa yang terjadi pagi itu di Jogja, 23 Maret 2011.

Hari itu hari rabu, dan ane masih ingat dengan jelas pagi itu - jam 07.00 - ane ada jadwal praktikum Paleontologi. Salah satu praktikum yang ane takut banget kalau sampai terlambat masuk ataupun tidak ngerjain tugas karena asistennya sebagian besar terkenal galak-galak dan tegas-tegas. Maklum, saat itu kami - angkatan kuliah ane - masih dalam tahap "Pendidikan Dasar Lapangan" ya.. ala-ala ospek jurusan gitu lah. Jadi angkatan ane tu kayak harus respek banget ke senior. Kalau ketemu harus nyapa (sangat dilarang cuek). Sekali cuek bisa langsung ditandai tuh, dan bisa habis pas pertemuan Pendidikan Dasar Lapangan (PDL)πŸ˜…πŸ˜…. PDL sendiri acaranya diadakan setiap hari sabtu dan minggu dengan total alokasi waktu hampir setahunan lah.

Ane berangkat dari kosan di daerah Sagan sekitar jam 06.45. Memang jaraknya gak jauh sih Kosan Sagan ke Fakultas Teknik, ya mungkin 3-4 kiloan. Tapi ada beberapa perempatan yang lampu merahnya cukup lamaaaa. Ane tidak terlalu ingat apa yang nyebabin pagi itu begitu buru-buru. Tapi sepertinya ada satu tugas yang ane belum selesein. Ane pengen cepet-cepet sampai kampus supaya sebelum praktikum mulai ane bisa mengerjakannya dulu.

Semua berjalan lancar sampe geberan motor ane sampai di perempatan Jalan Akasia, sudah cukup dekat dengan tujuanku. Saat melewati perempatan jalan akasia yang cukup besar itulah ane melakukan kesalahan fatal.

Ane menyeberang perempatan tanpa lihat kanan dan kiri !! 

Pikiran ane hanya fokus ke kampuuuusss!! Pengen cepat sampai dan sampai.

Padahal itu perempatan cukup besar dan ramai, dan bisa ditebak apa yang terjadi selanjutnya.

"Braaaaaakkkkkkkk !!!! Sreeeeetttttt !!!"

Ane menabrak motor satria yang sedang berjalan dari jam 9 pagi dengan cukup kencang. Helm hijau yang ane pakai terlepas, dan ane terseret 5 meter sampai ke pinggir jalan. 😭😭😭πŸ₯ΊπŸ₯ΊπŸ₯Ί

Duh rek masih ngeri banget dan kerasa ngilunya kalau menceritakan ini...πŸ₯ΊπŸ₯ΊπŸ₯Ί

Seperti halnya sebuah kecelakaan, yang ane tau ane kaget ! Semua seperti berjalan begitu cepat, dan tanpa ane sadari ane sudah terkapar di aspal. Saat itu ane masih sadar dan segera mengubah posisi menjadi duduk. Kepala ane rasanya sakitttt banget karena sempat kebentur aspal. 😭😭

Beberapa orang langsung mengerubungi ane. Sementara yang lain menepikan motor ane - Suzuki Shogun 125 - yang penyok bagian depannya saking benturannya begitu keras. πŸ₯ΊπŸ₯Ί 'Oh My God .. kenapa ini terjadi padaku??😭' kataku dalam hati sembari merintih menahan sakit dan ngilu yang menjalar ke seluruh tubuhku.

"Mbak.. kamu gpp?" Tanya seorang bapak-bapak yang terlihat jongkok di sampingku. Dia salah satu orang yang menolongku πŸ₯ΊπŸ₯Ί.

"Gpp pak.. kepala saya berdarah pak?" Jawab ane sambil ngusap-ngusap kepala bagian kiri. Rasanya emang nyut-nyutan banget disitu.

"Nggak kok mbak. Mending ke RS Sardjito aja ya mbak biar diobati dulu luka-lukanya."

Ane baru tersadar ada 2 luka sobek cukup besar di tangan kiriku karena tergesek aspal. Luka menganga berwarna merah terlihat jelas di 2 bagian . 😭 (Ini bekas lukanya masih ada sampai sekarang).

Selanjutnya ane tidak ingat sama sekali siapa yang mengantar ane dan motor ane ke RS Sardjito, tapi sampailah ane di RS Sardjito. Disana ane langsung mendapatkan penanganan. Luka-luka sobek di tangan ane dibersihkan, disterilkan dan diobati. Ane juga diberi beberapa macam obat luka..

Saat itu ane cukup kebingungan gimana cara bayar biaya perawatan dan obat ini. Uang sebenarnya ada. Tapi ane dalam situasi yang sangat tidak memungkinkan untuk mengambil uang di ATM saat itu. Kepala dan sekujur badan ane sakit. Akhirnya saat itu ane kabarin temen sekelompok PDL ane, Marom, untuk membantu ane ke RS Sardjito. Ane sms Marom meminta bantuannya untuk jemput ane ke RS Sardjito dan mengantarkan pulang ke kosan 😭πŸ₯ΊπŸ₯Ί Terimakasih Marom πŸ™πŸ™.

Tidak butuh lama bagi Marom untuk datang dan membantuku selama di RS Sardjito. Marom segera membayar biaya perawatan dan obatku (yang aku berjanji terus akan menukarnya) dan sesaat setelahnya mengantarkanku ke kosan.,😭

Aku tidak ingat saat itu aku meninggalkan motor dimana. Apakah di RS Sardjito atau?

Di Kosan......
Sesaat setelah mengantarkanku, Marom minta izin kembali ke kampus. Aku mengucapkan beribu terimakasih ke dia, dan segera beristirahat di kamar. Ibu kos sepertinya tau aku habis kecelakaan, dia langsung membuatkanku teh manis panas. Aku menyesapnya pelan-pelan sambil memikirkan kesialanku hari ini.

'Seandainya aja ane tu rajin kerjain tugas, berangkat nggak dipepet-pepet, pasti tidak akan grusa grusu dan kena sial kayak gini... ahhhh! Kenapa sih ane tu malesan banget orangnya?' 

' Ehhhh !! LAPTOP ANE!! GIMANA KABAR LAPTOP ANE?? ASTAFIRULAH!!'

Ane segera buru-buru ngecek kondisi laptop yang sempat terbanting cukup keras bersama tas ransel. Saat itu kondisi ane emang lagi apes banget. Laptop ane tu baru 1-2 mingguan yang lalu ganti LCD seharga 1,2-an juta. Gara-gara bapak ane numpahin sedikit air pas angkat gelas di atas laptop pfffttt,πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…. Masak baru ganti LCD yang cukup nguras duit, harus rusak lagi 😩.

Tapi alhamdulillah .. laptop ane baik-baik saja..sedikit penyok di bagian ujung tapi masih menyala dan berfungsi dengan baik..

Ngabarin ortu....
Ane sebenarnya orang yang sangat anti membuat orang tua kuatir. Tapi saat itu ane tidak punya pilihan lain. Ane merantau di Jogja sendirian, dan saat ini kondisi ane benar-benar lemah dan butuh bantuan. Ane sudah ngabarin ortu ane sejak di RS Sardjito tadi, dan mereka langsung berangkat saat itu juga je Jogja. Mengurus ganti rugi dan si pemilik motor Satria dan membawa ane pulang 😩.

Bapak dan Ibu ane sampai di Jogja siang itu. Setelah menyuapi ane makan siang, mereka akhirnya pergi ke RS Sardjito untuk menemui orang yang kutabrak tadi pagi sekaligus berdiskusi masalah ganti rugi😩. Ane tidak ingat dengan pasti, kok bisa masih berkontak dengan si Mas Satria yang kutabrak. Sepertinya mereka sempat meminta kontakku.

Ane ditinggal sementara di kamar kosan, sementara juga menunggu kabar dari ortu ane masalah kondisi si Mas Satria dan motornya. Jujur ane cukup kawatir dengan keadaan Si Mas Satria, karena aku menabraknya cukup keras di bagian belakang 😭. Ane takut aja gan kalau sampai terjadi apa-apa sama dia.

Akhirnya ortu ane pulang dan mengabari kalau kondisi masnya gpp.. Alhamdulilllah...... Tapi kondisi memarnya cukup memprihatinkan, karena di sepanjang pinggang sampai kaki, penuh memar. Maafkan aku Mas pemilik motor Satria... πŸ™πŸ™πŸ™πŸ˜©. Dari pihak masnya meminta ane untuk tanggung jawab masalah perbaikan motor Satria yang rusak parah di belakangnya. Dan mereka meminta perbaikannya harus di dealer resmi Suzuki. Ane nggak punya pilihan lain.. ane tau ane yang salah.. ane yang ceroboh.

Ortu ane akhirnya mendampingi perbaikan motor Satria ke bengkel resmi Suzuki dan biayanya mencapai 1,6 juta. 😭 Bagi ane saat itu, duit segitu itu besaaar banget. 

Akhirnya ane ambil uang tabungan beasiswa ane untuk membayarnya. Ane sudah ikhlas. Ini adalah pelajaran berharga buat ane...

Gimana kondisi motor Shogun 125 ane? Hhhh... Saat itu ane sudah tidak ada tenaga dan biaya untuk memperbaikinya.. motor shogun ane penyok cukup parah di bagian depannya. Dan entah gimana, saat itu ortu ane akhirnya nitipin Shogun 125 ke Satpam UGM. Entah gimana ceritanya kok bisa satpamnya mau juga ane lupa hehehe πŸ˜….
Pulang Solo...
Setelah semua urusan dengan Si Mas Pemilik Satria selesai, ane diminta ortu untuk izin kuliah dulu untuk fokus pemulihan di Solo. Akhirnya ane pun segera menitipkan surat sakit dari Dokter yang ane dapatkan tadi pagi ke temen ane di kampus. Mereka langsung sibuk menanyakan kondisi ane pas ane sampai di kampus malam itu. Dan ketika kutunjukkan lukaku yang menganga, mereka pada bergidik ngeri ,😁😁.

Akhirnya ane dan ortu pulang Solo. Ane tidak ingat dengan jelas, apakah ane dan ibu ane naik kereta sedangkan bapak ane naik motor atau bagaimana. Akhirnya aku sampai di Solo dan pemulihanku berjalan cukup cepat. Sakit di kepalaku mulai menghilang dan luka menganga di tanganku mulai pada mengering... πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ™πŸ™

Kembali ke kampus...
Beberapa hari kemudian, aku telah sehat dan kembali ke kampus. Rutinitas berjalan seperti biasanya.. tugasku mulai banyak lagi. Mulai PDL lagi. Tapi aku menjalaninya dengan senang-senang saja..

Oya beberapa hari setelah aku kembali ke Jogja, salah satu teman baikku saat itu, Rizka, datang ke kosan untuk mengantarkan buah-buahan. Seingatku ada apel dan jeruk. Nggak nyangka bahwa orang yang perhatian pas aku sakit malah bukan teman baikku yang di sampingku persis, tapi dia yang dari kampus lain. Terimakasih ya Rizka. Aku masih ingat kebaikanmu sampai sekarang dan akan terus aku ingat, πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ™πŸ™πŸ™. Semoga bisa membalasnya kelak.