Life Only Once. Stop Thinking and Just Make It Work

10.27.2021

Surabaya, 27 Oktober 2021 : RKAB, Movies and Night Ride

Hari ini aku bangun sekitar jam 09.30. Terbangun karena sakit perut dan mikirin Dokumen RKAB yang belum ane kerjain sih tepatnya, kemudian langsung ane lanjutkan mandi dan ngeteh dilanjut buka laptop.

Selesai membalas WA beberapa klien, akhirnya ane lanjut laptopan untuk mulai ngerjakan RKAB. Jujur hari ini mood ane untuk kerja agak low ya.. karena sebenanrya masih pengen istirahat.. tapi sejak internet dinyalakan aja, udah ada klien yang nagih kerjaan. 😭

Ane juga sebenarnya ada rencana refreshing ke Malang hari ini, pengen camping ke Batu, tapi ah.. gagal karena dikejar deadline lagi dan lagiπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜­. Ane pikir sebelum jam 12 siang udah selesai, tapi ternyata karena mood ane agak low jadi ane pun susah konsentrasi dan ujung2nya kerjanya jadi lama. 

Malamnya, selesai mengirim dokumen RKAB via email, ane lanjutkan nonton film The Guilty, dimana pemeran utamanya Jack Gyllenhaal. Sebenarnya ini film udah beberapa hari ane tonton sih, tapi sepenggal2 aja karena nggak ada waktu luang. Akhirnya malam ini bisa di finishing. Plot twist banget sih film ini haha..

Selasa, 26 Oktober 2021 : Gagal Proyek

Surabaya, 26 Oktober 2021

Hari ini ane bangun cukup pagi, sekitar jam 04.30. Rencananya ane akan ngelanjutin untuk membuat bab kajian keuangan yang kemarin sempat ane tunda pembuatannya karena harus bikin dokumen perpanjangan izin. Setelah bangun, ane segera cuci muka dan minum air putih. Kemudian membuka HP...

Ada pesan dari pemberi proyek, intinya mengatakan kalau "belum terlanjur beli tiket, maka jangan beli dulu. Soalnya ada trouble di tim. Nanti saya telfon."

Waduhh kenapa ni? 

Jadi cerita awalnya ane diminta salah satu klien untuk membuat "dokumen penawaran bisnis". Bisnisnya masih dalam bidang pertambangan sih gan, eh tapi kan, ane nggak punya ilmu - ilmu bisnis dan keuangannya itu. Meski ane dikasih contoh dokumennya, tapi topiknya bukan pertambangan, melainkan transportasi setebal 300 halaman lebih huhuhu. Bedah jauhhh otomatis gan bahasan-bahasannya antara pertambangan vs transportasi. Awalnya ane udah bilang kalau ane ragu bisa ngerjain itu, tapi klien ane mendesak ane untuk mencoba dulu. Ini totally beda banget sama dokumen izin pertambangan yang biasa ane bikin sehari-harinya, ini benar-benar harus mikir dari 0.

"Dicoba dulu aja mbak, aku percaya sama sampean kok."

Sebenarnya memang ane dijadwalkan berangkat ke Jakarta siang ini gan. Untuk mempresentasikan "dokumen penawaran bisnis" itu ke tim besar. Tapi mendapati pesan seperti itu ane jadi bimbang. 

Duh.. kayaknya gak jadi nih.. trus dilanjutin nggak nih ngerjain kajian keuangannya.. mana ane stuck lagi.

Pikiran ane bertanya-tanya. Ada masalah apa ya. Kok ngebatalinnya mendadak banget. Apa karena timnya ada yang gak bisa Dateng, apa timnya masih nggak sekonsep pemikirannya, dan lain-lain.

Ah tapi itu kan bukan urusan ane mencari tau sejauh itu. Nanti juga kan ane ditelfon, pasti dijelasin kok alasannya apa. Jujur ane malah lega sih.. lega banget. Karena proyek ini susaaaaaahnya bukan main. Menyusun sesuatu dokumen super tebal dalam jangka waktu yang singkat banget. 😭😭

Bayangkan aja kaya nyusun skripsi dan cuma dikasi waktu 2 minggu.πŸ˜…πŸ˜… dan... disaat aku masih ngerjain seabrek dokumen lainnya.. Oh my Lord.

Gimanapun karena mendapati pesan seperti itu, ane hentikan pembuatan kajian keuangan yang sudah dapat 3-4 halaman, dan melanjutkan pekerjaan lain yaitu dokumen perpanjangan izin di lokasi lain.

Sekitar jam 9 pagi, ane akhirnya ditelfon si pemberi proyek dan dijelaskan alasannya kenapa aku nggak usah ke Jakarta sore ini. Dari penjelasannya, inti yang kutangkap adalah, tim mereka tidak puas dengan kerjaan yang sudah kubikin (terutama untuk bab 1, 2, 3, 4 dan 6). Katanya masih jauh dari harapan mereka. Dan tidak mirip dengan dokumen contoh yang pernah mereka kasih ke ane setebal 300 halaman lebih itu.

Sakit hati? Hehe.. ya biasa aja sih. Ane malah lega. Ane langsung jelasin ke klien kalau ane udah berusaha maksimal. Ane emang nggak ada keahlian dalam bidang bisnis. Kemampuan ane emang mentok sampai disitu aja. Ane sarankan dia untuk membuat dokumen penawaran bisnis memakai konsultan profesional yang berbentuk badan hukum dan punya tim. Ane juga meminta maaf dan menawarkan pengembalian uang DP sampai 50%. 

Hhh... Beban berat di pundak ane langsung terangkat seketika saat sambungan telfon dimatikan. Klien OK with that (at least from I heard). Dan aku bisa fokus mengerjakan dokumen perpanjangan setelahnya.

Setelahnya ane inget sempet nyantai-nyantai sambil nonton serial Netflix favorit ane, YOU. Sekitar siang/sore baru ane lanjutkan lagi kerjain dokumen perpanjangan izin...

10.26.2021

Lumajang, 6 Desember 2017 : B29 dan B30!

Puncak B30 di Desa Senduro, Kabupaten Lumajang. Nyetir sendiri naik motor sama temen dengan jarak 188 kilometer Surabaya-Lumajang (B30). PP hampir 400 kilo dalam 2 hari. Tapi pemandangannya luar biasa. Tarif masuk hanya 5 ribu, naik ojek dari homestay kaki B30 ke puncak B30 100rb/orang/PP (ojek dgn jalur offroad/trail). Ketinggian puncak B30 mencapai 2900 mdpl.
.
Perjalanan ini sekaligus ngetes ketahanan tubuhku nyetir motor jarak jauh, ternyata kuat 188 km, berhenti 3x. Untuk persiapan motoran 'Ekspedisi Nusatenggara 2018.'

Jogja, 30 Mei 2012 : Penggalan Kisah ke Roma, Italia (Meloncat ke 2017)

Jogja, 30 Mei 2012
Lokasinya tidak kuingat dengan pasti. Tapi melihat karakter dan keseharianku dulu, ini adalah saat aku semester 4 kuliah di Teknik Geologi UGM. Kemungkinan aku berada di Kamar Kosan Sagan, Jogja.

Hari ini membaca salah satu koran Jogja..
"Seorang bapak namanya x (aku lupa), akan mengendarai vespa dari Yogyakarta ke Italia..Misinya adalah berhasil mengendarai vespa sampai ke negara asal pembuat motor tersebut..Jumat tanggal 1 Mei besok dia akan berangkat, dengan jarak 27000 km membentang di depannya..Persiapan yang dilakukannya adalah memperbaiki motornya hampir selama setahun belakangan dan membawa uang 970 juta."
Kuharap aku mempunyai keberanian semacam ini one day.. Not this way of course.

Amsterdam, 27 Juni 2017
Bandara Schipol, menunggu penerbangan ke Roma 😊😊
Malam ini, ditemani semilir dingin angin di Kota Amsterdam, aku naik bus untuk menuju Bandara Schipol. Petualanganku di Benua Biru Eropa akan berlanjut ke negara selanjutnya, Italia. 😊❤️

Italia... Salah satu negara yang paling kufavoritkan selama ini selain Amerika Serikat. Salah satu negara yang berada di list negara yang ingin kukunjungi. Dan malam ini, aku sedang menunggu penerbangan kesana. Penerbangan memang masih esok pagi, namun untuk menghemat pengeluaran, malam ini kuputuskan untuk tidur 'klesotan' di Area Keberangkatan Bandara Schipol. Aku tidur di lantai sudut bandara yang sepi, sembari mengecharge HPku.

Tidurku memang tidak nyenyak, bahkan aku tidak bisa tidur. Aku hanya gulang guling kesana kemari. Didepanku terlihat seorang bule yang membuatku iri karena bisa tidur dengan nyenyaknya sampai mendengkur wkwkwk.😁😁

Bagaimanapun, aku terbangun keesokan harinya dan bersiap terbang ke Roma 😊.

Roma, 28 Juni 2017
Bandara
Penerbangan ane selama kurang lebih 1,5 jam dari Amsterdam berjalan lancar. Meskipun tidak tidur semalaman, ada semangat membara di dalam diri ane. Seorang Galuh Pratiwi, pemimpi ulung di kosan Sagan ini, telah menginjakkan kakinya di Roma, Italia !! 😁😁😁

Ane segera naik bus bandara untuk menuju Terminal Termini di Kota Roma. Karena lebih murah langsung membeli tiket PP, ane langsung beli tiket seharga 16 Euro. Itu karena rencana ane hanya akan di Roma 3 hari 2 malam. Jadi nanti dari Kota Roma ke Bandara, ane gak perlu ribet-ribet lagi cari tiket bus.

Jogja, 12 Desember 2014 : Ndeso + Kuper 😁😁😁

Aku lebih suka memandang ini, alami dan apa adanya, daripada gemerlap dunia modern yang bikin pusing dan menuntut penjagaan image. Hehe.
Lokasi: Pegunungan Fatumnasi, Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur

Q bisa dibilang merupakan orang ndeso. Setiap diajak ngomong tempat nongkrong, rumah makan bagus, gadget canggih, q jarang tau, bahkan yang lokasinya di Jogja sekalipun. Entah kenapa aku seperti tak tertarik, di samping uang juga tak pernah mencukupi untuk kebutuhan seperti itu. Entah kenapa berada di tempat seperti inilah yang justru membuatku merasa nyaman, menikmati hidup, dan selalu merasa ingin tau. Q melakukan perjalanan darat menggunakan sepeda motor selama 5 jam dari Kupang menuju tempat ini, bukan hanya tentang tujuan, tapi perjalanan kesini dengan jalan menanjak rusak berbatu-batu, jalan longsor, beberapa kali hampir terjatuh, bertanya arah entah berapa kali dengan warga lokal, keindahan alam milik Sang Pencipta, semuanya membuat hidupku lebih bermakna. Sudahlah, sudah terlalu panjang hehehehe..

10.23.2021

Surabaya, 17 Juni 2020 : Survei ke Mojokerto, kangen Chiko Poppy !!

Surabaya, 17 Juni 2020

Hari ini aku diajak Dedy, salah satu teman baikku, untuk melakukan "survei sengketa lahan antara pihak X dan pihak Y" di Kabupaten M. Jadi inti permasalahannya, Dedy adalah konsultan di Lokasi X, sedangkan aku konsultan di Lokasi Y. Di lokasi X dan Y ini ada area seluas 1,5 hektar yang saling tumpang tindih, dimana masing-masing pihak saling mengakui kalau itu tanah mereka. 

Nah lo, siapa yang bener akhirnya? Hehe

Kami bertiga berangkat dari Surabaya jam 07.20, dijemput sama Dedy di kediaman kami. Perjalanan berlangsung lancar, melewati Jalan Tol Tambak Sari langsung tembus Jalan Tol Surabaya-Mojokerto. Aku yang sudah lama tidak ketemu dan cerita dengan Dedy, di sepanjang jalan kami isi dengan ceritaaaa terus. Cerita tentang segala hal. Mulai dari pekerjaan, isu-isu terbaru, termasuk rencana-rencana masa depan.

Kami sampai di lokasi jam 9 pagi. Segeralah dengan penunjuk jalan dari pihak ane, kami (ane, dedi, perwakilan dari lokasi X) mengelilingi area seluas 1,5 hektar itu. Kami tidak menjumpai masalah berarti, dan setelahnya antara kedua klien saling berdiskusi bagaimana baiknya. Sepertinya ujung-ujungnya klienku yang ngalah, eitss tapi mereka nggak mau ngasi akses jalan tambang untuk pihak X. Yahhh... itu dari mereka sendiri lah ya hehe.

Pulangnya kami - aku, Nur, Dedy - diajak klienku untuk makan di salah satu warung makan Mojokerto. Klienku ini vegetarian, jadi cukup hati-hati perihal makanan, namun dia tidak melarang/mengomentari juga kalau aku mau makan makanan yang lain.

Setelahnya dari sini aku diantar Dedy balik ke Surabaya. Kangeeeen banget sama 2 bocil, Chiko sama Poppy!

Surabaya, 25 Juli 2020: Buru-Buru Deadline Tulungagung, Adopsi Chabbita aka MIRA 😁😁

Well, hari ini ane capek bangeeet 😩.

Setelah 2 hari kemarin - 23 sd 24 Juli 2020 - ane di Sampang, Madura, untuk memasang patok-patok batas calon lokasi tambang, hari ini sejak pagi ane sudah dikejar-kejar klien Tulungagung untuk segera memasukkan berkas KTT dan RKAB Eksplorasi. Kemarin malam ane baru pulang mendekati jam 22.00 dari Sampang, dan jujur rasanya badan masih mau leyeh-leyeh aja. Pengennya bangun siang... Eh tapi sejak bangun udah ditelfon-telfon aja ane πŸ˜”. Mereka minta pokoknya 2 berkas tersebut hari ini kudu masuk, karena mau diminta tanda terimanya.

Akhirnya ane paksa tubuh lelah ini untuk bangun, setelahnya mandi dan ngeteh untuk memberi kesegaran dan stamina. Setelahnya ane sarapan segelas energen, dan mulai mengerjakan berkas pertama, permohonan pengesahan kepala teknik tambang (KTT). Ane tidak terlalu menjumpai masalah berarti disini. Cukup mudah karena ane udah sering mengerjakannya. Hanya ada beberapa kekurangan berkas yang ane langsung mintakan ke pemohonnya, untungnya mereka gercep!

Selesai masalah berkas KTT, ane beranjak ke berkas RKAB Eksplorasi. Ini agak lama karena ane harus menggambar beberapa peta, dan menyusun konsep tabel-tabelnya. Untungnya bisa selesai !