Life Only Once. Stop Thinking and Just Make It Work

8.10.2015

Tempat Wisata di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang + Transportasi Menuju Kesana

Sunset di Pantai Pasir Panjang, Kota Kupang

Apa yang ada di pikiran Anda saat ada seseorang mengajak Anda liburan ke Provinsi Nusa Tenggara Timur? Bisa ditebak, nama Pulau Komodo, Danau Kelimutu, Desa Lamarela (desa perburuan ikan paus di Pulau Lembata) dan Festival Pasola di Sumba merupakan tujuan-tujuan wisata utama yang terlintas. Pernahkan terlintas nama Pulau Timor sebagai salah satu tujuan wisata alternatif? Jika belum, maka Anda harus mulai berpikir ulang untuk memperpanjang waktu liburan Anda dan menjelajahi salah satu pulau terluar Indonesia ini.

Pantai-pantai karangnya yang eksotis, pesona keindahan air terjun di lereng Gunung Mutis, padang savana kecoklatan yang menghampar luas membelah horizon, keelokan Lembah Bikomi serta titik perbatasan Nusantara yang menjadi saksi bisu lahirnya suatu negara baru, mungkin terlalu singkat untuk menggambarkan keindahan dan keelokan Pulau Timor.

Pulau Timor merupakan salah satu gugusan pulau yang menyusun Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pulau Timor ini terletak di bagian selatan Indonesia dan secara administrasi wilayah terbagi menjadi dua yaitu Timor Barat (dahulunya sering disebut Timor Belanda) yang merupakan bagian dari Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan Timor Timur (dahulunya sering disebut Timor Portugis) yang sekarang sudah berganti nama menjadi Negara Republik Demokrasi Timor Leste. Untuk Timor Barat, terbagi menjadi 4 kabupaten utama yaitu Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara dan Kabupaten Belu.

Dari semua gugusan pulau di Povinsi NTT, Pulau Pulau Timor merupakan pulau yang terluas dengan luas mencapai 30.777 km2, diikuti Pulau Flores dengan luas 14.300 km2.  Pulau Timor ini bersama Pulau Flores, Pulau Sumba dan Pulau Alor sering digabungkan namanya menjadi FLOBAMORA sebagai idiom Provinsi NTT.

Nama Pulau Timor sendiri berasal dari kata ‘timur’ (Bahasa Melayu), dinamakan demikian karena pulau ini terletak di ujung timur rantai kepulauan Sunda Kecil. Hal inilah juga yang menyebabkan istilah ‘Bumi Lorosae’ melekat pada pulau ini, dimana ‘lorosae’ sendiri dalam Bahasa Tetun artinya matahari.

Pulau Timor merupakan salah satu pulau terpenting di gugusan Kepulauan Nusa Tenggara Timur karena Kupang – yang merupakan ibukota provinsi NTT – terletak di ujung barat pulau ini. Karenanya, pulau ini sering dipakai sebagai salah satu jendela untuk menapaki bumi Indonesia Timur.

Postingan ini akan membahas mengenai potensi tempat wisata di Kabupaten Kupang. Kabupaten Kupang merupakan kabupaten paling barat di Pulau Timor, yang sekaligus menjadi kabupaten lokasi ibukota provinsi NTT, Kupang.

1.  Bandara El Tari

Merupakan satu-satunya bandara yang ada di Kupang gan. Alamatnya sendiri berada di Jalan Adi Sucipto Terminal B dengan nomor telepon (0380) 881668 atau (0380) 881395. Bandara ini dinamakan El Tari, sesuai nama Gubernur NTT periode 1966-1978. Dukungan fasilitas yang ada di bandara ini meliputi gedung bea dan cukai, layanan imigrasi, karantina, ATM, restoran, Airlines Ticketing dan Mushola. Sementara untuk layanan publiknya meliputi kantor airlines, terminal kargo, parkiran kendaraan roda 2 dan roda 4, keamanan bandara.

Adapun maskapai yang menuju/terbang dari sini adalah sebagai berikut:

Lokasi: Penfui, Kupang, Nusa Tenggara Timur
Jam buka: 06.00 sd 18.00 (waktu operasi). Tetapi masih dijumpai penerbangan yang landing pukul 22.00
HTM: Free
Cara kesini: 
Untuk menuju/meninggalkan Bandara El Tari di Kupang ada 4 alternatif pilihan, semakin ke bawah semakin murah gan:
a. Menggunakan taksi bandara dengan tarif flat Rp 70.000 (Jan.2014) sampai pusat kota
b. Naik ojek sampai pusat kota. Sekitar Rp 20.000-Rp 25.000.
c. Naik bemo. Untuk naik bemo agan harus berjalan sekitar 500 meter keluar bandara sampai menemukan pertigaan yang ada bundarannya. Dari situ naik bemo warna kuning yang menuju Kupang (Rp 3000), si konjak (kondektur) akan teriak "Kupang, Kupang." Kalau tujuan agan penginapan di sekitar Jalan Sumatera, minta diturunkan sama konjaknya ke tempat yang bisa naik bemo lampu 10 (Rp 3000), nanti minta diturunkan di depan penginapan agan.
d. Minta dijemput teman di Kupang, atau jalan kaki 10 km sampai kota (keduanya gratis hehehe).

Apa saja disini?
Di dalam dan luar area bandara sendiri banyak dijumpai spot foto gan, seperti:
a. Landmark dengan tulisan "Bandara El Tari Kupang" disertai sasando raksasa di bagian atasnya
b. Patung Kuda Putih

c. Patung setengah badan El Tari (Gubernur NTT pertama periode 1966-1978)

d. Landmark dengan tulisan Bandara El Tari Kupang yang berbentuk lopo (rumah adat NTT)

e. Patung Komodo


2.  Taman  Nostalgia
Jika mengunjungi Kota Kupang, jangan melewatkan kunjungan ke salah satu landmark Kota Kupang ini. Terletak di pinggir Jalan  El Tari 2, lokasinya bisa dibilang sangat strategis dan dilalui bemo cukup banyak.

Salah satu yang menarik dari taman ini adalah dijumpainya Gong Perdamaian Nusantara (GPN). Gong Perdamaian Nusantara (GPN) yang merupakan sarana persaudaraan dan pemersatu bangsa ini didatangkan dari Desa Pakis Aji, Kecamatan Plajan, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah. Gong ini sendiri berusia sangat tua yaitu 450 tahun, dimiliki oleh Ibu Musrini, yang adalah ahli waris generasi ketujuh dari pencetus gong. GPN terbuat dari bahan campuran kuningan (bronze) dan perunggu, berdiameter 2 meter dengan berat ± 100 kg. GPN bermakna keseimbangan kehidupan dan memberi nilai lebih, kebanggaan, citra baik dan sumber pendapatan sepanjang masa bagi daerah yang menerimanya. 
Struktur GPN menampilkan :
1.    Lingkaran luar : Logo 444 Kabupaten/Kota se-Indonesia.
2.   Lingkaran tengah : Logo 33 Provinsi se-Indonesia.
3.   Lingkaran dalam : Tulisan “Gong Perdamaian Nusantara”, sepasang bunga pada kiri-kanan, tulisan ”sarana persaudaraan” dan “Pemersatu Bangsa”.
4.   Lingkaran isi : Simbol 5 Agama yang diakui Bangsa Indonesia.
5.   Lingkaran puncak : Peta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
6.   Logo Daerah Kota Kupang diletakan dibagian tengah atas berdampingan dengan Kabupaten Jepara, Kedua Logo Kota dan Kabupaten tersebut berlatar hitam sehingga membedakannya dengan Kabupaten/Kota lainnya.
7.   Pada sisi kanan Gong ditulis Hak Cipta Oleh Djuyoto Suntani (Presiden Komite Perdamaian Dunia) didukung oleh Bambang Herry Purnomo, Susianty Kawira, Frans Lebu Raya dan Daniel Adoe.

Untuk berfoto jarak dekat dengan gong ini, saya sarankan teman-teman meminta ijin kepada polisi taman untuk memasuki batas jeruji besi. Jika hanya berfoto biasanya diperbolehkan.
               

Selain GPN, spot menarik lain yang bisa dijumpai di Taman Nostalgia adalah landmark tulisan TAMAN NOSTALGIA-KOTA KUPANG berwarna merah cerah pada bagian depannya. Pemuda-pemudi lokal biasa berkumpul di taman ini pada sore hari untuk melakukan berbagai aktivitas salah satunya berolahraga. Terdapat beberapa arena olahraga seperti lapangan luas yang bisa digunakan untuk bermain skateboard, sepatu roda, lapangan basket, jogging track. Selain itu yang membawa anak kecil tidak usah terlalu kuatir karena terdapat beberapa arena bermain anak di taman ini.

Capek nongkrong? Jangan lewatkan kawasan kuliner yang berada di bagian belakang taman. Manjakan lidah anda dengan sajian kuliner khas Kupang yang mengguggah selera.

Lokasi: Jalan El Tari 2, Walikota, Kota Kupang
Jam buka: 24 jam, best time: 16:00-18:00
HTM: free
Cara kesini: Bemo lampu 7, 27,10 (langsung)
Apa saja disini?
-      Landmark tulisan TAMAN NOSTALGIA KOTA KUPANG.
-      Gong Perdamaian Nusantara (GPN)
-      Berbagai macam arena olahraga (skateboard, sepatu roda, basket) termasuk jogging track
-      Arena bermain anak
-      Area wisata kuliner
  
3. Museum NTT
Museum Daerah Nusa Tenggara Timur adalah sebuah museum provinsi Nusa Tenggara Timur yang terletak di Kota Kupang. Terletak di Jl. Raya Eltari II. Museum ini didirikan pada 1986Melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tanggal 9 Januari 1991, museum ini ditetapkan sebagai Museum Negeri dan menjadi UPT. Dengan terbentuknya otonomi daerah maka status Museum Negeri berubah menjadi Museum Daerah Nusa Tenggara Timur. 




Saat ini museum bertanggung jawab kepada Pemerintah Provinsi NTT dan bernaung di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT. Museum ini memiliki 6.199 koleksi yang berasal dari kelompok etnis yang mendiami 14 kabupaten dan kota di wilayah NTT. Disini asik banget loh gan, kita bisa lihat bendera merah putih sepanjang 1 km yang dibawa oleh Front Pembela Merah Putih terkait berpisahnya Timor leste dari Indonesia, benda-benda peninggalan zaman Perunggu yang ada di NTT, tradisi berburu paus di Desa Lamarela Lembata, tulang ikan paus yang ditemukan di pantai NTT, berbagai jenis kain adat dari Kabupaten se-NTT, Replika rumah-rumah adat kabupaten di NTT, dan lain-lain. Dengan biaya masuk yang begitu murah, kita bisa mengenal sejarah serta budaya provinsi NTT dengan baik gan.




Lokasi: Jalan El Tari 2, Walikota, Kota Kupang
Jam bukaSenin-jumat pada jam kerja (08.00 sd 17.00 WITA) serta hari sabtu sesuai kunjungan.
HTMAnak (Rp.250), Dewasa (Rp.750), Rombongan (Rp.1.000).
Cara kesini: Bemo Lampu 10, 7, 27, Ojek
Kontak Person: Ithoq (081 237 849 696)
Apa saja disini?
Museum ini menyiman beberapa koleksi unik yang dikelompokan menjadi koleksi geologika/geografika 13 buah, biologika 76 buah, ethnografika 3.973 buah, arkeologika 204 buah, historika 256 buah, numismatika/heraldika 818 buah, filologika/naskah kuno 26 buah, keramologika 602 buah, seni rupa 143 buah, dan teknologika 86 buah.

4. Pantai Ketapang Satu
Pantai Ketapang Satu yang berada di sepanjang Jalan Sumatera, Kelurahan Tode Kisar merupakan salah satu pantai paling terkenal di Kota Kupang gan karena lokasinya yang strategis. Dinamakan Ketapang Satu karena terdapat satu pohon ketapang yang tumbuh diatas batu karang. Pohon ini membuat keadaan sekitar jadi sejuk abis gan. Tempat ini biasa digunakan sebagai tempat nongkrong anak-anak muda Kota Kupang, terutama di sore/malam hari.

Fasilitas yang ada disini berupa tembok rendah yang bisa berfungsi sebagai tempat duduk di sepanjang pinggir pantai, beberapa warung kelontong kecil serta penjual jagung bakar (malam hari). Agan bisa juga berenang di sekitar bibir pantai, tapi waspada ya gan soalnya pernah dijumpai buaya disini. Selain itu dari pantai ini agan juga bisa melihat Pulau Kera, sebuah pulau kecil di pesisir lepas Kota Kupang dengan pasir putihnya dan lautnya yang bening banget. Melihat sunset juga bisa gan dari sini. Pokoknya asoy.
Lokasi: Di sepanjang jalan Sumatera
Jam buka24 jam, best time: 16.30 sd 20.00
HTMRp 1000,00
Cara kesini: Bemo Lampu 10, 7, 27, Ojek
Apa saja disini?
a. Menikmati sunset yang menawan sembari nongkrong
b. Pantai yang menyegarkan, sembari menikmati segelas es
c. Menikmati jagung bakar pada malam hari

5. Pantai Tedis
Ingin susasana cozy pada malam hari? Makan bakso solo, jagung bakar, roti bakar ditemani kerlipan bintang dan tiupan angin pantai? Datanglah ke Pantai Tedis! Pantai yang terletak di sepanjang jalan Sumatera ini merupakan salah satu tempat berkumpulnya muda-mudi Kupang di malam hari. Bagaimana tidak? Stan makanan dan minuman berjejer di sepanjang pantai. Hampir setiap malam pantai ini tidak pernah sepi, apalagi di malam minggu.


Makanan yang dijual di Pantai Tedis bervariasi antara Bakso Solo (Rp 12.000), Jagung Bakar dengan sambal khas Kupang (Rp 5000), martabak alias terang bulan, serta pisang penyet (Rp 10000) dengan pilihan 2 toping: keju-cokelat atau kacang-gula. Pisang setengah matang dibakar di atas arang, kemudian ditaburkan topping dan disiram susu cokelat kental manis. Minuman yang dijual bervariasi antara minuman dingin berbagai rasa, pop ice, jus, teh, kopi, dan lain-lain. Tersedia juga wifi gratis di Pantai Tedis.
Jika anda berdomisili di hotel sepanjang jalan sumatera (Lavalon Homestay, Hotel Susi, Hotel Maulana, dan lain-lain) cukup berjalan kaki sejauh kurang lebih 300 meter sampai ke Pantai Tedis. Bagi yang berdomisili agak jauh dari Pantai Tedis, perhatikan bahwa bemo hanya beroperasi sampai jam 19:30, setelah itu untuk kembali ke penginapan harus naik ojek.

Untuk menikmati seafood, tidak bisa dilakukan di Pantai Tedis. Tapi jangan kuatir, silakan mengunjungi Pasar Malam Kampung Solor yang berjarak sekitar 300 meter di sebelah timur Pantai Tedis untuk menikmati sajian seafood khas Kupang yang super enak dan murah.

Lokasi: Jalan Sumatera, Kota Kupang
Jam buka:  16:00-21:00
HTM: free
Cara kesini: Bemo lampu 10,6,1,2,5(langsung)
Apa saja disini?
-      Area wisata kuliner
-      Wifi gratis (?)
-      Pemandangan pantai dengan ombak yang berdebur
-      Dekat dengan pusat oleh-oleh NTT, konter HP

6. Pasar Malam Kampung Solor
Berkunjung ke Kota Kupang, jangan lewatkan makanan super lezat yang jadi kebanggaan Kota Kupang, yakni ikan bakar dan seafood. Hmmmmttt. Pasar Malam Kampung Solor ini begitu terkenal akan kelezatan ikan bakar dan seafoodnya karena ikan maupun seafood yang dijual masih segar gan. Nelayan tangkap, langsung dijual malam harinya. Tak heran kalau rasanya begitu lezat. Harganya pun bisa dibilang cukup terjangkau gan, berdasarkan pengalaman ane 1 porsi ikan bakar dihargai Rp 30.000 sd lebih tergantung ukuran, 1 porsi kepiting asam manis Rp 50.000 sd lebih tergantung ukuran, 1 porsi cumi saos tiram dihargai Rp 24.000 sd lebih tergantung ukuran. Best moment kalau dinikmati bersama keluarga/teman-teman tercinta gan.



Lokasi: Jalan Siliwangi, Kota Kupang (300 meter sebelah timur Pantai tedis)
Jam buka: 17:00-24:00
HTM: free
Cara kesini: Bemo lampu 10,6,1, ojek
Apa saja disini?
-      Area wisata kuliner Seafood, ikan bakar, bakso, nasi goreng, ayam goreng, dan lain-lain.

7. Pantai Lasiana
Lasiana memiliki ombak yang tenang, air yang bening serta dasar pantai yang sepenuhnya pasir putih tanpa karang. Hal ini membuat pantai Lasiana sangat cocok untuk berenang, berjemur, atau sekedar dinikmati keindahannya. Di sepanjang pinggir pantai banyak terdapat pohon tinggi dan berfungsi untuk menaungi bibir pantai. Terdapat  pohon-pohon kelapa dan pohon-pohon lontar tua yang hingga kini masih produktif yang berada di bibir pantai. Pada hari biasa, kawasan pantai ini sepi dari pengunjung.

Bila minggu atau hari liburan tiba, kawasan ini menjadi ramai. Anda bisa mencium aroma ikan bakar dimana-mana dan mendengar nyanyian yang diiringi gitar, karena pada hari-hari libur pantai ini berubah menjadi semacam arena berkumpul keluarga. Banyaknya pengunjung mengundang banyak pedagang datang dan menggelar berbagai makanan dan minuman dingin yang menyegarkan.
Di Pantai Lasiana ini terdapat 14 unit bangunan Lopo-lopo atau bangunan menyerupai rumah tradisional. Lopo-lopo adalah sebutan lokal untuk pondok berbentuk menyerupai kanopi,bertiang batang pohon kelapa atau kayu dan beratapkan ijuk, daun kelapa, daun lontar, dan alang-alang. Bisa juga beratapkan seng yang bagian luar dilapisi ijuk, pelepah kelapa atau lontar, dan alang-alang.  Bangunan ini berfungsi sebagai tempat berteduh dan beristirahat bagi pengunjung yang tidak ingin tersengat panas matahari ketika menikmati pemandangan pantai. Terdapat beberapa kios komersial, kios cendera mata, dan sebuah panggung hiburan rakyat. Juga terdapat kolam renang.
Di Pantai Lasiana, terdapat jajanan tradisional khas Kupang yaitu Pisang Gepe yang bisa dinikmati dengan segarnya kelapa muda. Pisang gepe adalah pisang bakar yang disiram air gula aren dan kacang tanah tumbuk. 

Tambahan: menurut ane pariwisata Pantai Lasiana ini masih banyak yang harus dibenahi gan ke depannya, terutama masalah kebersihan. Terakhir ane kesana Januari 2014, terlihat banyak sekali sampah bertebaran di sepanjang pesisirnya. Selain itu jika bukan hari libur, pantai ini sangat sepi sekali hampir tidak ada pengunjung.
(sumber: disini)
Lokasi: Oesapa, Kota Kupang
Jam buka: 24 jam, best time 16:00-18:00
HTM: 2000 (motor Rp 1000)
Cara kesini: Bemo Oesapa, Bemo Noelbaki atau Bemo Tarus
Apa saja disini?
a. Sunset yang menawan
b. Pantai biru dengan garis pantai yang membentang luas
c. Jajanan pisang gepe 
d. Jajaran pohon lontar

8. Pantai Manikin
Letaknya sangat strategis karena berdekatan dengan pantai Lasiana yang merupakan tempat rekreasi bagi masyarakat Kota Kupang, sehingga pantai ini juga ramai dikunjungi orang. Pantai ini memiliki pemandangan yang sangat indah dengan hamparan pasir putih yang sangat luas.


Menikmati panorama indah pantai Manikin, berjemur dan berenang merupakan aktivitas yang dapat anda lakukan disini. Selain itu juga terdapat kuliner Pisang Epe’, jagung bakar, jagung rebus, kelapa muda dan lain-lain yang dijajakan penjual kaki lima setempat.
Dengan jarak sekitar 20 Km dari pusat Kota Kupang dapat ditempuh dengan kendaraan umum seperti Bemo dan Bis antar Kota, serta kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat. (sumber: disini). 

Pada hari biasa, pantai ini sangat sepi dan mungkin jarang dijumpai pedagang makanan gan. Dan menurut ane, pantai ini relatif lebih bersih dibanding tetangganya, Pantai Lasiana.

Lokasi: Oesapa, Kota Kupang (sekitar 500 meter sebelah timur Pantai Lasiana)
Jam buka: 24 jam, best time 16:00-18:00
HTM: 3000
Cara kesini: Bemo Oesapa, Bemo Noelbaki atau Bemo Tarus
Apa saja disini?
a. Sunset yang menawan
b. Pantai biru dengan garis pantai yang membentang luas
c. Jajanan pisang gepe , jagung bakar, jagung rebus

9. Pantai Nunsui
Nunsui  adalah sebuah Pantai yang lokasinya berdekatan dengan dua obyek wisata pantai lainnya yaitu Pantai Laisana dan Pantai Manikin  yang ada di Kupang, Nusa tenggara timur. Pantai Nunsui  terletak di timur kota Kupang. Pantai ini membentang  di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Tidaklah sulit menemukan pantai Nunsui ini, karena dari pusat kota Kupang  dengan kendaraan bermotor hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit .
Sumber: photos.travelblog.org

Pantai Nunsui oleh masyarakat sekitar disebut juga dengan Pantai Batu Nona.  Karena di pantai ini ada sebuah batu karang  yang berbentuk seperti perempuan. Menurut ceritanya, ada seorang perempuan yang bunuh diri dengan menerjunkan dirinya dari sebuah tebing yang tingginya kurang lebih 15 meter ke laut. Tetapi kemudian jasadnya berubah menjadi  batu yang kemudian disebut dengan  batu nona. Lokasi batu karang yang menyerupai perempuan ini letaknya dekat dengan tepi pantai, sehingga membuat pengunjung mudah dan tidak perlu berenang untuk mendekatinya. Dan yang membuat batu nona ini terkenal adalah, apabila pengunjung memanjat naik ke atas batu nona, maka pengunjung selain bisa melihat pemandangan teluk Kupang yang indah yang berada di kejauhan juga bisa melihat sunset yang begitu indah.

Pada waktu menunggu sunset, para pengunjung bisa menikmati sejuknya udara di pantai sambil duduk-duduk di tanggul batu yang memang disediakan untuk memanjakan wisatawan. Sedangkan bagi yang hobi memancing, tanggul ini sering dijadikan  sebagai tempat untuk memancing.  Panjang batu ini seperti ingin memisahkan  antara Pantai Batu Nona dan Pantai Lasiana.  


 Di sepanjang Batu Nona pengunjung juga bisa melihat aktivitas penduduk kota Kupang yang sedang menikmati pantai ini. Ada yang  sedang bermain bola, mencari ikan pada waktu air laut surut atau pun datang ke pantai ini hanya untuk bermain.  Sore hari adalah waktu yang tepat untuk berkunjung ke Pantai Batu Nona ini. Karena pada saat itu  laut sedang surut, sehingga kita bisa menjelajahi pantai dengan leluasa. Pantai Batu Nona ini walaupun tidak mempunyai pasir putih, tetapi  struktur pantainya terbilang unik karena memiliki hamparan batu yang tidak beraturan. Apabila anda sudah lelah bermain, berenang dan menikmati keindahan Pantai Nunsui atau pantai Batu Nona, anda bisa sambil berjemur menikmati jajanan yang ditawarkan oleh pedagang yang berada di sekitar pantai seperti  jagung bakar, pisang epe ataupun menikmati segarnya es kelapa muda. (sumber: disini)

Lokasi: Oesapa, Kota Kupang (sekitar 500 meter sebelah timur Pantai Lasiana)
Jam buka: 24 jam, best time 16:00-18:00
HTM: 3000
Cara kesini: Bemo Oesapa, Bemo Noelbaki atau Bemo Tarus
Apa saja disini?
a. Sunset yang menawan
b. Pantai biru dengan garis pantai yang membentang luas
c. Jajanan pisang gepe , jagung bakar, jagung rebus

10. Pura Oebananta
Pura Oebanantha terletak di Jl. Sabu kelurahan Fatubesi Kupang, Pura Oebanantha dibangun tahun 1979 merupakan Pura tertua di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejak tahun 1962 tempat ini sudah dipergunakan untuk beribadat umat Hindu, namun baru  pada tahun 1979 lah dibangun dalam wujud Pura. Pura Oebanantha terletak di pinggir laut yang indah, dan pemerintah daerah sangat memberikan perhatian dengan pembangunan tembok pengaman pantai.

Pura Oebanantha sebagai tempat Suci Umat Hindu untuk wilayah Kupang dan sekitarnya, persembahyangan Purnama-Tilem selalu dilaksanakan oleh umat. Demikian juga saat-saat hari besar keagamaan , seperti Hari Raya Nyepi, umat mempersiapkan segala upacara Yadnya di lingkungan Pura Oebanantha, pelaksanaan Tawur Agung dan Brata Penyempian juga dilaksanakan di lingkungan Pura Oebanantha. Hari Raya Galungan dan Kuningan merupakan hari raya Kemenangan Dharma atas Adharma selalu dirayakan oleh Umat Hindu Kupang di Pura Oebanantha ini.


Selain kegiatan keagamaan yang berhubungan dengan Yadnya, Pura Oebanantha juga tempat bertemunya para umat dalam Lokasabha, pesamuan, sangkepan, mebanjar menyama braya atau pertemuan-pertemuan PHDI Kupang. Stata segalak segilik selunglung sebayanta paras paros sarpanaya menyama braya.

Kerukunan umat di Kupang sangat bagus, baik dalam kegiatan keagamaan maupun dalam bergotong-royong membangun daerah. Tempat Suci umat Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur diantaranya; Pura Giri Satrianantha;  Komplek Bataliyon Infantri 744, Satya Yudha Bhakti Tobir, Atambua, Pura Atambuanantha Kutamba di  Komplek  Kodim 1605 Belu, Pura Wakikah, Pura Webananta dan Pura Agung Giri Kertabhuana

Lokasi: Pasar Oeba, Jl. Sabu kelurahan Fatubesi Kupang
Jam buka: 09:00-17:00
HTM: FREE
Cara kesini: Bemo Lampu 10,1,2
Apa saja disini?
- Pura untuk tempat beribadah Umat Hindu
- Pemandangan pantai dan sunset yang menawan dari sudut pura

11. Masjid Raya Nurussa'adah


Merupakan masjid terbesar dan termegah di Kota Kupang gan. Masjid Raya Nurussa’adah dan Islamic Center beralamat tepat di Jl. Soekarno No 24 Fontein, Kota Kupang NTT.
Masjid Raya dan Islamic Center selesai dibangun pada akhir 2013 dimana pembangunannya mencerminkan kerukunan umat beragama disini gan. Meski Islam tidak mayoritas, tahap demi tahap pembangunan Masjid Raya dan Islamic Center berjalan tanpa kendala apapun. Itu terbukti ketika peletakan batu pertama hadir turut andil memberi sumbangan Bapak Gubernur NTT (yang beragama katolik) dan Walikota Kota Kupang NTT. Pembangunan masjid ini sendiri menghabiskan biaya sekitar 8 milyar.



Ketua Panitia Pelaksana Pembangunan Islamic Center, Ir. H. Moh Anshor, pusat kegiatan Islam baik pendidikan dan dakwah akan diadakan di Masjida Raya Nurussa’adah dan Islamic Center. (sumber: disini)
Lokasi:Jl. Soekarno No 24 Fontein, Kota Kupang NTT
Jam buka: 24 jam
HTM: FREE
Cara kesini: Bemo lampu 10
Apa saja disini?
- Masjid untuk tempat ibadah Umat Muslim

12. Gua Monyet
Gua ini berada di dekat pantai dan disekitar pelabuhan laut. Diobjek ini banyak terdapat monyet-monyet yang hidup berkelompok. Binatang-binatang ini hidup dialam goa yang berada dalam taman ini. Objek wisata ini juga dijadikan sebagai taman hiburan bagi masyarakat sekitarnya karena dilengkapi dengan Lopo sebagai tempat untuk berteduh.



Pada hari sabtu dan minggu serta hari libur lainnya, tempat ini banyak dikunjungi oleh masyarakat kota kupang khususnya muda-mudi untuk menikmati keindahannya serta mandi di laut yang berada tidak jauh dari objek ini. Kalau tidak hari libur biasanya sepi sekali tapi gan. Bahkan waktu ane kesana saat weekdays, tempat ini malah tutup dan tidak terlihat penjaga sama sekali.



Para mengunjung yang datang biasanya datang membawa makanan kecil seperti kacang, ubi-ubian dll untuk diberikan kepada monyet yang ada. Jika agan tidak sempat membawa makanan, tenang saja karena disekitar lokasi wisata ada penjual snak yang bisa dibeli dengan harga mulai Rp 8000 untuk diberikan monyet.

Di dalam lokasi gua monyet juga terdapat lubang yang di buat oleh Jepang pada jaman perang dahulu kala. Lubang berbentuk gua ini diberi nama Gua Jepang Panarbibi dengan tinggi ± 2,5 meter, lebar ± 4 meter. Terletak di sebelah barat gua dengan jarak ± 50 meter, panjang atau kedalaman gua mencapai ± 20 meter.

Anda dapat berkunjung ketempat ini setiap harinya mulai pukul 07.00 - 18.00 Wita dengan biaya masuk Rp. 1.000 untuk setiap pengunjungnya. Terdapat beberapa fasilitas untuk pengunjung seperti lopo dan taman bermain. Lokasi Gua Monyet Sasando terletak di pusat kota Kupang, dan untuk menjangkau tempat ini dapat dengan menggunakan jasa Taxi, Angkutan Kota atau Ojek. (sumber: disini)


Lokasi: Kelapa Satu, Kelurahan Alak, Kota Kupang (dekat Pelabuhan Tenau)
Jam buka:-
HTM: 1000
Cara kesini: Ojek (Rp 10.000 dari Masjid Raya Nurussa’adah)
Bemo yang mengarah ke Alak
Kendaraan pribadi
Apa saja disini?
- Refreshing dengan melihat tingkah lucu monyet
- Memberi makan dan bermain dengan monyet
- Berenang di laut yang tidak jauh dari Gua
- Gua Jepang di dalam lokasi
- Taman bermain, lopo-lopo dan pepohonan rindang

13. Air Terjun Oenesu 4 tingkat
Lokasi yang terletak di perbukitan dan dikelilingi oleh rindangnya pepohonan yang beragam jenisnya membuat susana hati setiap pengunjung yang melihatnya merasa tenang dan sejuk. Yang menarik dari air terjun ini adalah air terjun bertingkat-tingkat mencapai empat lapisan. Disela-sela air terjun juga terdapat kolam-kolam yang terbentuk secara alamiah sehingga dimanfaatkan oleh pengunjung untuk berenang maupun berendam. Air terjun ini memiliki ketinggian 10 meter dengan 4 tingkatan.


Debit air selalu melimpah walaupun dimusim kemarau sekalipun, sehingga anda tidak perlu kecewa untuk menikmati air terjun yang dapat tersaji setiap saat. air jernis, rindangnya pepohonan dan suara air yang menderu membuat kita dapat merasakan dekatnya hidup berdampingan dengan alam.

Ar terjun ini berjarak kurang lebih 20 km arah barat Kota Kupang dan dapat di tempuh dalam waktu 20 menit perjalanan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Jalan yang baik juga menunjang kelancaran transportasi untuk menjangkau tempat ini. Selain parkir yang luas juga terdapat lopo-lopo yang digunakan sebagai tempat berteduh. (sumber: disini)

Lokasi: Oenesu
Jam buka: 08.00 sd 17.00
HTM: 3000
Cara kesini: Ojek, Kendaraan Pribadi
Apa saja disini?
- Berenang di curahan Air Terjun
- Berfoto-foto dengan latar pepohonan rindang dan 4 tingkat air terjun

14. Gua Kristal
Gua Kristal ini merupakan salah satu destinasi wisata paling terkenal di Kupang gan. Lokasinya berada sekitar 200 meter dari Polisi Air di dekat Pelabuhan Bolok. Kalau naik kendaraan pribadi, motor bisa dititipkan ke Kantor Polisi Air, kemudian melanjutkan berjalan kaki ke Gua Kristal. Tidak ada petunjuk apapun gan untuk kesini, jadi nanti ikuti aja bekas tapak kaki dari rerumputan di sekitarnya.


Jalan masuk ke Gua Kristal ini sempit, gelap, licin, bau eek kelelawar dan terjal gan. Jadi harus super hati-hati supaya tangan jangan sampai pegang eek kelelawar pas pegangan, atau kaki jangan sampai terpeleset. Lebih baik menggunakan senter karena cukup gelap ketika sudah sampai di bawah. Airnya pun benar-benar bening dan biru seperti kristal gan, itulah mengapa gua ini disebut Gua kristal. Bukan karena ada kristal besar-besar, ada intan, ada emas, tapi karena airnya bening seperti kristal terutama jika terkena sinar matahari yang masuk melalui celah bebatuan. Berenang disini aman gan. Airnya sendiri sangat segar dan berasa payau, yang menandakan di suatu tempat di bawah, ada lubang yang tembus ke laut (jadi teringat Film Sanctum hahahaha).


Lokasi:200 meter dari Polisi Air Pelabuhan Bolok
Jam buka: 24 jam, best time 09:00-14:00
HTM: FREE
Cara kesini: Ojek, Kendaraan Pribadi
Cara murah: Naik bemo arah Bolok, dari situ baru naik ojek ke Gua Kristal/Air Terjun Oenesu
Apa saja disini?
- Berenang di air sebening kristal

15. Pantai Tablolong

Pantai yang terletak di Kecamatan Kupang Barat ini memiliki pasir putih yang indah dan berjarak kurang lebih 30 Km dari Kota Kupang. Di sekitar pantai terdapat perkampungan nelayan. Selain nelayan, sebagian penduduk yang bermukim di pesisir Tablolong juga bekerja mengolah rumput laut. Pantai ini merupakan salah satu basis arena bagi olahraga pancing baik berskala tradisonal maupun internasional di Kabupaten Kupang. Turnamen pancing sangat digemari dan dilaksanakan setiap tahun dengan peserta yang datang dari berbagai daerah. Di lokasi ini juga dibangun fasilitas-fasilitas pendukung seperti lopo-lopo, warung dan sarana permainan anak. Tapi jika sedang hari libur, biasanya sangat sepi gan. Jadi usahakan membawa bekal makanan /minuman sendiri. (sumber: disini)

Ane sarankan untuk mengunjungi pantai ini di pagi/sore hari gan. Karena kalau siang hari jangan ditanya ya, puanasnya pol. Hal itu akan membuat trip agan jadi nggak nyaman. Karena terletak di sebelah barat, disini bisa menyaksikan sunset.


Lokasi: Tablolong
Jam buka: 24 jam, best time 16:00-18:00
HTM: FREE
Cara kesini: Ojek, Kendaraan Pribadi
Apa saja disini?
a. Sunset yang menawan
b. Pantai biru bersih dengan garis pantai yang membentang luas

c. Bisa melihat Pulau Rote di kejauhan
d. Melihat proses pengolahan rumput laut

16. Baumata
Berjarak sekitar 16 km dari Kota Kupang terdapat sebuah desa wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan baik dari Kupang sendiri maupun luar daerah. Desa tersebut bernama Baumata. Lokasinya berada di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Propinsi Nusa Tenggara Timur.
Kolam Renang Baumata
Baumata menjadi salah satu tujuan obyek wisata di Kupang karena keindahan dan kekayaan alamnya. Terdapat beberapa jenis wisata yang bisa kamu kunjungi di Baumata, diantaranya:
- Hutan ala: berupa obyek wisata alam (eco tourist) yang merupakan perwakilan tipe ekosistem hutan daratan sedang dengan berbagai flora: asam, kesambi, jati, johar, bambu dan beringin; dan fauna: kera ekor panjang, biawak timor, kakatua putih kecil jambul kuning, elang, ular sanca timor, parkit kupang, perkici dada kuning dan sri gunting di dalamnya.
- Goa Jepang: merupakan goa peninggalan tentara Jepang yang digunakan sebagai tempat persembunyian selama Perang Dunia II. Terdapat keindahan stalaktit dan stalakmit di dalamnya.
sumber: http://balitour.net/

- Kolam renang Baumata: kolam renang ini menjadi obyek wisata terfavorit, namun hanya dibuka pada hari Jum'at, Sabtu, Minggu dan hari-hari libur lainnya. Lokasinya hanya berjarak sekitar 250 m dari Goa Jepang. Untuk dapat masuk ke kolam renang ini kamu dikenakan tiket seharga Rp. 5.000/orang untuk dewasa dan Rp. 3.500/orang untuk anak-anak. Terdapat pula penyewaan ban pelampung seharga Rp. 5.000 untuk ban kecil dan Rp. 10.000 untuk ban besar.
- Kolam alam : kolam yang dihiasi bunga teratai sebagai tempat perlindungan sejumlah habitat air tawar seperti ikan dan udang. Juga sebagai tempat budidaya ikan yang potensial untuk dikonsumsi seperti ikan bandeng, tawes dan ikan mas.
Selain obyek wisata dengan keindahan dan kesejukannya, Baumata juga terkenal dengan sumber mata air alaminya yang besar dan segar. Mata air tersebut digunakan untuk mengaliri air di kolam renang Baumata, sumber air untuk industri air minum dalam kemasan dan PDAM Kupang yang dapat mensuplai kebutuhan Kota Kupang.(sumber: disini)
Lokasi: Desa Baumata
Jam buka: Kolam Renang setiap Jumat-Minggu dan hari libur
HTM:Rp 5000 sd Rp 10.000
Cara kesini:
Dari Kota Kupang kamu bisa menggunakan angkutan umum nomor 15 dan 16 yang melayani rute Kupang-Penfui-Baumata. Atau kamu juga bisa menggunakan kendaraan pribadi dari Kupang ke Baumata dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. (sumber: disini)
Apa saja disini?

17. Taman Wisata Alam Camplong
sumber: http://3.bp.blogspot.com/


Taman Wisata Alam (TWA) Camplong adalah objek wisata alam yang bisa ditemui di kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Lokasi taman wisata ini tepatnya berada di pinggir jalan menuju ke kota Soe. Dari pusat kota Kupang, lokasi hutan wisata ini berjarak 46 km. Ada transportasi umum yang bisa digunakan untuk menuju ke hutan wisata, berupa minibus.
Dari kota Kupang bisa menumpang minibus jurusan kota Soe dan tanyakan ke supirnya untuk diturunkan di TWA Camplong. Selain menggunakan minibus, di pusat kota Kupang juga terdapat taksi yang bisa mengantarkan hingga ke TWA Camplong. Tentu saja biayanya akan berbeda ketimbang naik minibus.
Kawasan hutan yang pertama kali ditetapkan sebagai taman wisata pada tahun 1929 ini mempunyai luas lanskap lebih dari 2000 hektar. Lanskap ini dibagi dalam dua kawasan yang berbeda, yaitu kawasan taman wisata yang membentang seluas lebih dari 600 hektar dan kawanan bukan hutan seluas lebih dari 1700 hektar.
sumber: http://jalan2.com/
Pada waktu pertama kali ditetapkan pada tahun 1929 sebagai hutan wisata, luas TWA Camplong hanya mencapai sekitar 475 hektar saja. Namun pada tahun 1989, hutan Camplong kemudian digabungkan oleh pemerintah setempat ke dalam hutan Sisimeni Sanam. Luas gabungan 2 hutan inilah yang pada tahun 1982 ditetapkan sebagai taman wisata yang saat ini dikenal dengan nama Taman Wisata Alam Camplong.
Kawasan TWA Camplong menyimpan beberapa kekayaan alam. Kawasan ini misalnya, mempunyai sumber mata air alami. Status taman wisata yang dimiliki oleh hutan Camplong dapat menjaga salah satu sumber mata air yang dimiliki oleh Kupang. Karena pepohonan yang memenuhi hutan Camplong akan memastikan kualitas air yang berasal sumber mata air tetap dalam kondisi yang baik hingga di masa yang akan datang.
sumber: http://www.tatapedia.com/
Meskipun sedang berada di hutan pengunjung tidak harus menuju ke lokasi mata air untuk memperoleh air bersih. Karena pihak pengelola juga menambahkan beberapa fasilitas air bersih untuk membuat pengunjung lebih nyaman ketika sedang berekreasi di TWA Camplong. Selain mata air alami dan kolamnya, pihak pengelola TWA Camplong juga sudah memasang kran air yang bisa ditemukan di jalan setapak yang menembus hutan wisata. Selain kran air ini masih ada lagi kolam air bersih. Lokasinya juga berada tidak jauh dari jalan setapak.
TWA Camplong juga merupakan lokasi dimana gua alam berada. Gua yang berupa lubang alami pada permukaan tanah dengan ruang yang cukup besar dan dalam bisa menjadi daya tarik tambahan bagi TWA Camplong. Karena gua alam bisa dimanfaatkan sebagai tempat dilakukannya kegiatan susur gua. Tidak semua orang bisa secara aman menelusuri gua alam yang dalam. Namun pengunjung biasa tetap bisa berkunjung ke gua alam, terutama pada kawasan yang tidak jauh dari mulut gua.
Selain gua alam ada juga gua buatan yang dimiliki oleh TWA Camplong. Ada cerita menarik mengenai gua buatan tersebut. Dulu pada masa penjajahan, Jepang sempat membangun gua di hutan yang sekarang menjadi bagian TWA Camplong. Gua ini digunakan sebagai tempat persembunyian ketika mereka diserbu oleh masyarakat setempat.
Pengelola TWA Camplong tidak hanya bergantung pada hutan alami yang dimiliki oleh Camplong. Mereka juga melakukan penangkaran beberapa satwa. Beberapa hewan yang ditangkarkan di Camplong, seperti buaya, rusa, dan ular. Penangkaran satwa ini bisa menjadi atraksi tambahan yang bisa ditemui pengunjung ketika sedang berada di TWA Camplong.
Tentu saja selain satwa yang ditangkarkan, TWA Camplong merupakan habitat alami bagi hewan. Beberapa dari hewan ini merupakan satwa endemik pulau Timor. Satwa endemik yang tinggal di hutan Camplong, seperti rusa Timor, burung kakaktua berbahu hijau kekuningan, dan juga merapati berpunggung hitam.
TWA Camplong mempunyai flora endemik pulau Timor yang tumbuh di hutan Camplong adalah pohon cendana. Pohon cendana sering dimanfaatkan untuk diambil kayu dan minyaknya. Bahan tersebut digunakan sebagai rempah-rempah, dupa, aromaterapi, parfum, dan bahkan sebagai bahan baku sangkur keris.
Selain satwa dan flora endemik pulau Timor, TWA Camplong juga merupakan tempat tinggal bagi satwa dan flora lainnya. Beberapa satwa liar yang bisa ditemui di TWA Camplong antara lain adalah kera ekor panjang, biawak, kuskus, srigunting, raja udang, kupu-kupu, burung nuri, kucing hutan, koakiu, burung perkutut, dan masih banyak lagi.
Kondisi alam yang dipenuhi oleh pepohonan alami di TWA Camplong, membuatnya menjadi lokasi yang sangat baik untuk kegiatan berkemah. Kegiatan rekreasi luar ruang ini bisa menjauhkan pengunjung dari suasana perkotaan untuk menikmati keindahan alam. Tentu saja kegiatan perkemahan akan menjadi lebih menarik lagi bila digabungkan dengan aktifitas luar ruang lainnya yang bisa dilakukan di TWA Camplong.
Kegiatan luar ruang lain yang mungkin ingin dilakukan oleh pengunjung di TWA Camplong adalah lintas alam. Tidak perlu khawatir tersesat bila ingin melakukan kegiatan lintas alam. Karena disini sudah ada jalan setapak menembus hutan wisata.
Jalan setapak ini sengaja dibuat untuk memudahkan pengunjung dalam kegiatan lintas alam. Jadi tidak perlu lagi untuk membuka jalan baru di hutan. Apalagi sampai membutuhkan keahlian navigasi yang baik dalam membaca peta dan kompas. Pengunjung umum pun dapat melakukan kegiatan lintas alam dengan mudah di TWA Camplong tanpa memerlukan peralatan yang rumit. (sumber: disini)

Lokasi: Camplong (Ruas jalan utama Kupang-Soe)
Jam buka: belum ada informasi (normal 08.00 sd 16.00)
HTM:Rp 5000 (dewasa), Rp 3000 (anak2)
Cara kesini: Bus Kupang-Atambua, Bus Kupang-Kefa, Bus Kupang-Soe, minta diturunkan di Kawasan Wisata Camplong (Rp 10.000)
Apa saja disini?
- Hutan Wisata
- Kawasan Mata Air Alami
- Flora dan fauna endemik
- Goa

18. Air Terjun Tesbatan
sumber: http://cdn02.tiket.photos/

Air Terjun ini terletak di desa Tesbatan Kecamatan Amarasi kurang lebih 25 Km dari Oelamasi atau 45 Km dari Kota Kupang. Lokasi ini dapat ditepuh dengan kendaraan roda empat atau roda 2 dengan akses jalan yang cukup baik. Air Terjun Tesbatan ini dengan spesifikasi daya tariknya mempunyai 5 tingkat air terjun.

Obyek ini memiliki pemandangan yang cukup indah dengan dikelilingi oleh pepohonan yang rindang, sehingga membuat pengunjung igin berlama-lama baik mandi maupun yang sekedar duduk-duduk karena suasananya yang sejuk dan nyaman.  Disamping itu juga tempat untuk rekreasi mandi dan kemping, tempat itu banyak menghasilkan sayur-sayuran untuk kebutuhan Kota Kupang.


Lokasi: Desa Tesbatan, sekitar 2,5 km dari Tugu Tesbatan
Jam buka: 24 jam
HTM: FREE
Cara kesini: Dari Kupang ambil jalan ke arah Soe/Kefamenanu melalui Jalan Timor Raya. Selanjutnya di pertigaan Pasar Oesao, belok kanan ke arah Oekabikiti. Dari situ lurus sampai menemukan Desa Tesbatan, Air Terjun Tesbatan terletak sekitar 2,5 km dari Tugu Tesbatan.

Apa saja disini?
- Air terjun 5 tingkat
- Air jernih dan pemandangan mempesona

19. Mall Flobamora
Flobamora Mall (FLOres sumBA tiMOR Alor) adalah satu-satunya mall di kota Kupang, bahkan di wilayah Timor. Tempat ini terletak di Jalan L.J. Lalamentik, 6 kilometer arah selatan pusat kota, sehingga mall ini cukup jauh untuk dicapai.
sumber: kupangntt.files.wordpress.com
Dahulunya, lahan bekas mall ini adalah persawahan. Sekarang, mall dengan ruko-ruko di kanan kirinya telah berdiri di bekas lahan tersebut. Di kanan dan kiri jalan LJ Lalamentik, terdapat sejumlah gedung pemerintahan, lapangan bola, Bank NTT dan apotik serta rumah makan.
Mall Flobamora memiliki tenant besar dan utama yakni Ramayana Departement Store. Mall setinggi dua lantai ini hampir seluruh bagiannya ditempati oleh Ramayana. Di lantai satu terdapat supermarket Ramayana yang menjual kebutuhan pangan dan produk rumah tangga serta sejumlah sandang, sementara di lantai dua, Ramayana menjual produk sandang untuk pria dan wanita secara total. Selain supermarket, Ramayana juga memiliki anak cabang toko di seberang supermarket yakni toko serba 5000 yakni toko yang menjual barang-barang konsumtif dan rumah tangga seharga Rp. 5.000 dan kelipatannya. Produk yang dijual beraneka ragam mulai dari gantungan handphone sampai kendi air.
Tenant lain yang cukup besar berada di dalam mall adalah Optik Melawai yang menjual berbagai kebutuhan kacamata dan softlens. Restoran fastfood Kentucky Fried Chickenterletak di area luar mall (di area parkir). Sisanya, adalah penyewa personal yang mengembangkan usahanya dengan menjual produk-produk rumah tangga, kesehatan, kecantikan, video game, majalah dan mainan anak-anak. Gerai handphone terletak di ruko-ruko di sekitar mall.
Lokasi: Jalan L.J. Lalamentik
Jam buka: 09.00-21.00
HTM: FREE
Cara kesini: Bemo lampu 6
Apa saja disini?
- Pusat perbelanjaan RAMAYANA
- KFC
- Game Zone

20. Taman Doa Oebelo

Taman ziarah yang dibangun di atas lahan seluas 5 hektar bernama Taman Ziarah Oebelo di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu diresmikan oleh kardinal dari Vatikan, Mgr. Stanislaw Rylko pada Senin (25/11/2013). Mgr. Stanislaw Rylko menyebutnya "Taman ziarah Timor untuk dunia". Taman Doa Oebelo ini berjarak sekitar 20 km dari pusat Kota Kupang. 
Pada saat peresmiannya, Taman Doa Oebelo dihadiri oleh ribuan warga, terutama umat Katolik di Keuskupan Agung Kupang. Hal ini mengakibatkan Jalan Timor Raya menuju ke perbatasan Indonesia – Timor Leste macet total. Selain itu, hadir pula Gubernur NTT Frans Lebu Raya dan Uskup Agung Kupang Mgr Petrus Turang.

Menurut Mgr Petrus Turang, lahan ini merupakan hibah dari seorang umat, Yoseph Soleman kepada Keuskupan Agung Kupang. Melihat potensi lokasi itu, maka keuskupan berinisiatif membangun tempat ziarah dengan bantuan dari para dermawan. Sejak 1 Oktober 2009, tempat itu didirikan dengan 20 titik tempat berdoa dan satu kapel yang dinamai St Yohanes Paulus II.

Setelah diresmikan, kata Uskup Petrus, lokasi ini akan terbuka untuk umum dan tak akan dipungut biaya. "Untuk pemeliharaan kami akan siapkan kotak kolekte. Dan saya rasa itu cukup," ujarnya. Bagi yang memerlukan ketenangan, sekedar refreshing, ingin melihat bagaimana taman ziarah ini, tentu sekarang sudah bisa melakukannya. Dimanapun kita berdoa, kita tahu Tuhan mendengar. Namun, tidak ada salahnya berdoa dan setelahnya bisa menikmati pemandangan di tempat ini.
Lokasi: Oebelo
Jam buka: 24 jam
HTM:FREE
Cara kesini: Bemo Oebelo
Apa saja disini?
- Tempat berdoa bagi umat Katholik
- Tempat refreshing dengan pemandangan indah (berada di tinggian)

21. Sasando Jeremiah Pah
Lokasi: Oebelo
Jam buka: -
HTM: FREE
Cara kesini: Bemo Oebelo
Apa saja disini?
- Mempelajari proses pembuatan sasando
- Mendengarkan petikan sasando Jeremiah Pah
- Membeli souvenir sasando

22. Terminal Oebobo
Lokasi: Oebobo
Jam buka: 24 jam, semakin malam frekuensi bus semakin jarang
HTM: FREE
Cara kesini: Bemo lampu 10, 7,27,
Apa saja disini?
- Terminal Bus di Kupang bagi yang ingin melanjutkan perjalanan ke Soe/Kefamenanu/Atambua

23. Pantai Pasir Panjang

Lokasi: Sepanjang Jalan Timor Raya
Jam buka: 24 jam, best time 17.00 sd 18.00
HTM: FREE
Cara kesini: Bemo 10, Bemo Penfui

Apa saja disini?
a. Menikmati sunset yang menawan
b. Pantai yang menyegarkan, sembari menikmati segelas es

7 comments:

  1. Boleh juga nih! Saya rencananya mau jalan-jalan ke Kupang Desember nanti. Sayang sekarang sedang tidak boleh ke pantai karena ada ancaman buaya ganas.

    BalasHapus
  2. Cerita Gong Perdamaian Dunia itu menarik banget ya, saya sendiri justru kelupaan kesini. Salam kenal kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga di lain kesempatan berkunjung ke Kupang bisa mampir kesini kak. Salam kenal balik :)

      Hapus
  3. Welcome to my City, Thanks sudah memperkenalkan Kota Kupang melalui tulisan agan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama gan, ane pengen banget pariwisata kupang maju gan, supaya pemerintah daerah juga peduli dan merawatnya.

      Hapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus