Life Only Once. Stop Thinking and Just Make It Work

4.20.2016

Hal-Hal yang bisa anda lakukan untuk mengurangi ketegangan ketika pesawat mengalami turbulensi

Jika agan pernah naik pesawat, pasti pernah merasakan yang namanya turbulensi a.k.a pesawat goyang-goyang nggak jelas. Menurut teorinya, ada 3 macam turbulensi gan yaitu turbulensi sedang, menengah dan turbulensi berat. Menurut para pilot, turbulensi itu nggak berbahaya gan. Seperti halnya ketika kita naik bus, maka ketika melewati lubang di jalan bus akan bergoncang-goncang ke kanan dan kiri, maka demikian halnya dengan pesawat. Ketika melewati awan (khususnya yang tebal), maka pesawat akan bergoyang-goyang gan.

Jujur saja, ketika pesawat bergoyang-goyang, kita pasti akan merasa takut kan gan. Pikiran kita pastilah mengarah ke pesawat bakalan jatuh, bakalan kecelakaan dan kita bakalan mati. Sebenarnya nggak harus berpikir sampai sejauh itu gan. Yakinlah pada Tuhan bahwa agan akan baik-baik aja. Nah disini ane mau ngasi tips-tips untuk mengurangi ketegangan ketika pesawat agan sedang turbulensi:

1. Berdoa pada Tuhan
Ketika kita sedang naik pesawat, tidak diragukan lagi bahwa kita akan memasrahkan nyawa kita pada mesin pesawat serta kedua pilot yang mengemudikan pesawat. Tapi itu semua bukan alasan bagi kita untuk berharap pada pesawat atau pilot gan, disaat pesawat mengalami turbulensi dalam waktu cukup lama, berdoalah. Berharaplah pada Tuhan bahwa agan akan baik-baik aja dan diberi umur panjang. Itu akan memberikan ketenangan yang luar biasa di dalam diri kita.

2. Mencari teman bicara
Ketika pesawat mengalami turbulensi dengan sesekali pesawat terjun ringan sedikit karena hampa udara, tak dapat dielakkan pasti kita merasa sangat takut dan jantung berdegub kencang. Kita pasti akan tengak-tengok sana sini, melihat apakah penumpang lain juga merasakan ketakutan yang sama dengan kita. Naah, saran ane ketika agan menghadapi situasi ini, cobalah untuk bersosialisasi dengan mengajak orang di sebelah anda untuk mengobrol. Mengobrol ringan-ringan saja, seperti hobi, tujuan melancong, atau pekerjaan. Dari obrolan tersebut mungkin saja dia sudah sering bolak-balik rute ini, dan di rute tersebut memang terkenal turbulensinya. Pernyataan tersebut akan membuat agan lebih tenang karena ternyata turbulensi disini hal yang biasa saja.

3. Cuci muka di kamar mandi (bagian depan)
Jika ketegangan agan semakin memuncak (mungkin agan punya trauma berlebihan dengan pesawat yang turbulensi), agan bisa melepaskan ketegangan dengan pergi ke kamar mandi di bagian depan pesawat (sekedar cuci muka). Kenapa bagian depan? Karena disitu biasanya jadi spot berkumpulnya pramugari. Nah disinilah kuncinya, agan lihat bagaimana ekspresi pramugari-pramugra tersebut dalam menghadapi turbulensi. Jika mereka tenang-tenang aja, ada yang ketawa-ketawa, ada yang malah dandan, maka bisa dipastikan itu hanya turbulensi biasa. Kalau ada sesuatu, pastilah wajah mereka akan tegang gan, bukan ketawa atau dandan. Tapi hal ini bisa dilakukan dengan satu syarat ya: jika turbulensinya ringan. Karena kalau turbulensinya sedang atau berat cukup berbahaya untuk melepas sabuk pengaman gan.

4. Mendengarkan musik rock/musik favorit
Ini juga salah satu saran dari ane untuk mengurangi ketegangan sewaktu pesawat mengalami turbulensi. Agan dengerin aja musik-musik rock atau musik favorit agan. Fokuslah pada musik tersebut.

5. Fokus kepada tujuan agan setelah pesawat mendarat
Mungkin ada yang naik pesawat untuk travelling ke tempat yang belum pernah agan kunjungi sebelumnya, ada yang berbisnis, ada yang mau pulang kampung untuk ketemu keluarga, ada yang mau ketemu pacar, ada yang mau dan lain lain. Ketika ketegangan mulai datang, agan fokuslah pada kebahagiaan dan kesenangan ketika pesawat ini mendarat nanti. Agan bisa mencapai mimpi agan, menghasilkan kesepakatan bisnis yang menawan, ketemu ortu, pacar, bukankah semua itu menyenangkan? Dengan berpikir ini akan membuat agan lebih positif thinking.

Good luck gan!!! Dont be afraid.

0 comments:

Poskan Komentar