Life Only Once. Stop Thinking and Just Make It Work

5.28.2020

Surabaya, 6 Mei 2020 : Alat Pancing Datang, Ditegur Satpam Mancing di Danau Angsa 不

Hobiku itu mudah banget berubah-ubah. Setelah sebelumnya tergila-gila dengan roadtrip, drone dan kamera go pro, dan kekecewaan yang seketika datang ketika drone-ku hilang dan crash entah dimana ketika sedang melakukan misi pilot otomatis (masih nyesek aja mikirnya), aku mencoba mencari pelarian dengan mulai menonton channel-channel alam seperti kemah, kemah untuk memancing, van life dan lain-lain. Dan salah satu yang lagi-lagi menarik perhatian ane adalah memancing. Ane inget pernah mancing itu waktu masih SMP kalau nggak salah, di pancingan, sempet dapet ikan mas 1 sebelum akhirnya bapak ane gak mau bayar itu ikan dan ane nangis. Hahaha.

PS: untuk keinginan roadtrip ane masih konsisten pengen ya. Cuman dengan keadaan pandemi + psbb kayak gini, belum bisa mewujudkannya sekarang jadi aku cari hobi/kesibukan lain yang bisa dilakukan sekarang.

Setelah tersadarkan bahwa ane pengen banget mulai mancing, ane segera beli pancingan online 100ribuan dari Lazada dan malam ini barang itu datang. Udah semangat banget mau mulai mancing, Setelah unboxing, baru sadar kalau belum ada kailnya wkwkwk. Akhirnya kami meluncur ke toko pancing di daerah deket Kali Jagir untuk beli kail, cacing dan lumut. Awalnya sempet mau langsung mancing di Kali Jagir situ (deket bendungan), tapi diurungkan karena isinya bapak-bapak semua, area cukup gelap dan udah agak malem. Akhirnya kita kembali ke area kediaman, dan atas usul temen ane, kita memutuskan malam itu iseng mancing di Danau Angsa Pakuwon. Oya sebelum ada ide mancing disini, aku tuh udah agak ragu. Soalnya ini kan kolam punya Pakuwon ya, apa boleh gitu mancing disitu. Meskipun kami juga residen Pakuwon. Tapi temen ane meyakinkan ane soalnya katanya pernah ada satpam mancing disitu. Haha. Yaudahlah sekut aja.
Akhirnya kita pasang umpan cacing di kail dan menunggu serta menungguuu.... Haha ternyata bosan juga ya mancing. Secara ane nonton acara mancing-mancing itu di Youtube kok kayaknya cepet gitu dapat ikannya (padahal kan di cut-cut ya adegannya wkwk). Setelah berdiam di 1 spot cukup lama tapi gak dapat, akhirnya kita pindah ke spot agak tersembunyi di pinggir danau.

"Eh ada yang sentuh-sentuh kailnya nih!" Ujarku dengan bersemangat.

"Mana-mana!" Temanku menjawab dengan tak kalah bersemangat.

Temanku langsung menyentakkan kali dengan begitu keras. Daaaann.. kita dapat strike 1 mujaer kecil guys! Hahaha. Awalnya sempat mau release aja balikkan ke kolam, tapi akhirnya kita tahan dulu di jaring yang kita beli juga di Kali Jagir.

Lanjut memancing lagi, dan menungguuu... Tiba-tiba terjadilah kejadian ini..

"Ngapain ya mbak?" Tanya seorang satpam dengan penasarannya. Karena hampir tengah malam dan kita duduk nunggu di sudut yang agak sepi, mencurigakan banget 

"Mancing pak," jawabku dengan polos.

"Wah gak boleh mbak.. ini kan bukan tempat umum. Ini kolam."

"Oh iya pak.. minta maaf." Jawab teman ane sambil menelepon dan mengambil beberapa barang

Tapi ane menjawab dengan agak sengit, "Soalnya katanya boleh pak mancing disini. Bahkan katamu ada juga satpam yang mancing disini kan?" Ujarku ke temenku.

Temenku membuat kode seakan-akan menyuruhku diam.

"Yah pokoknya gak boleh mbak, ini kan bukan kolam umum."

"Udah.. dilepasin aja tu." Kataku ke temenku. Maksudnya lepasin si malang mujaer kecil. 

Dan setelah mengambil beberapa barang, melepaskan si mujaer kecil, sialnya dia malah ninggalin ane masih dengan jorang pancing, benang yang masih berseliweran, dan umpan-umpan.

Jujur yang ada di pikiran ane ya malu banget!! Haha. Mana si pencetus ide malah pergi gitu aja. Dan ane lupa kasitau ke satpamnya bahwa ane juga residen Pakuwon (tempat ane hanya berjarak 50 meter dari kolam). Jangan sampai dikira ane orang "freak/aneh", orang luar Pakuwon yang tengah malam cuma datang ke kolam mau mancing wkwk. Padahal kita mah kan manusia kelelawar ya. Aktifnya kalau malem. 

"Lagian gak dapat apa-apa juga kok pak."

"Yaudah diberesin aja." Jawab si satpam.

Akhirnya dengan menggerutu ane ambil semua perlengkapan pancing ane, dan sedikit memarahi teman ane karena malah ninggalin ane sama si satpam ini. Dan pandangan satpam itu tidak terlepas dari kami sampai kami meninggalkan area kolam. Seandainya gak ketahan logika, bibir ini udah mau berucap,

'Santai aja pak, gak usah segitunya ngliatin. Kita cuman iseng aja kok.'

Tapi ini gak pernah ane katakan. 

Akhirnya temen ane dapat kesempatan untuk bertanya satpam lain yang deket situ, dan jawaban satpam lain ini cukup membingungkan:

"Boleh kok mbak mancing disitu (danau angsa). Malah ada beberapa orang juga yang pernah mancing disitu. Itu emang satpam kawasan aja yang kadang agak tegas."

Nah lo, jadi mana yang bener? Wkwkwk. Yasudahlah tesresah. Esoknya kita melakukan "savage" dengan melakukan "trip mancing" di laut, tepatnya area Selat Madura dekat Pantai Kenjeran Lama.

0 comments:

Posting Komentar