Life Only Once. Stop Thinking and Just Make It Work

11.10.2010

Apa itu Olimpiade Sains Nasional? bagaimana sejarah pelaksanaannya?

Bagi yang belum mengetahui apa itu OSN, saya akan berusaha menjelaskan apa itu pengertian OSN dan sejarah pelaksanaanya sehingga bisa menjadi seperti sekarang ini. :-)

Olimpiade Sains Nasional adalah ajang berkompetisi dalam bidang sains bagi para siswa pada jenjang SDSMP, dan SMA di Indonesia yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.. Siswa yang mengikuti Olimpiade Sains Nasional adalah siswa yang telah lolos seleksi tingkat kabupaten dan propinsi dan karenanya adalah siswa-siswa terbaik dari propinsinya masing-masing.

Pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional ini didasarkan pada kesuksesan Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade Fisika Internasional (IPhO - International Physics Olympiad) yang diselenggarakan di Bali pada tahun 2002.
Olimpiade Sains Nasional diadakan setiap tahun di kota yang berbeda-beda. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian seleksi untuk mendapatkan siswa-siswi terbaik dari seluruh Indonesia yang akan dibimbing lebih lanjut oleh tim bidang kompetisi masing-masing dan akan diikutsertakan pada olimpiade-olimpiade tingkat internasional.
          
Sejarah pelaksanaan
           Sejarah pelaksanaan OSN dimulai tahun 2002, saat Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Olimpiade Internasional Fisika. “Kala itu, sesuai dengan arahan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah, Indra Djati Sidi, bahwa kita harus siap melaksanakan kegiatan ini dan harus siap pula mencapai tiga sukses, yaitu sukses penyelenggaraan, sukses peserta dan sukses prestasi. Three success itu berhasil dilaksanakan oleh tim Indonesia dengan perolehan 3 medali emas, dan 2 medali perak. Ajang ini diikuti oleh 72 negara di Bali. Kita mendapat kesan yang cukup baik di mata internasional. Dan olimpiade ini dibuka oleh Presiden RI, Megawati.” Tutur Suharlan, SH, MM. “Usai pelaksanaan olimpiade, tim pelaksana punya mimpi, mengapa kegiatan ini tidak dilaksanakan di Indonesia dan bersifat nasional,” lanjut Kasi Bakat dan Prestasi Direktorat Pembinaan SMA.


IPHO 2002, tonggak dimulainya OSN di Indonesia

            Kegiatan itu menurut Suharlan kembali, memperoleh respon positif dari Mendiknas saat itu, Malik Fajar. Ia berpesan pada rektor yang hadir di acara tersebut untuk berfikir cerdas, kalau perlu siswa tingkat nasional diterima di UMPTN dan mengambil anak-anak yang berprestasi dari ajang ini. Selanjutnya, mantan mendiknas meminta agar mulai tahun depan, SD, SMP, dan SMA melaksanakan olimpiade.
            “Kami kemudian berkoordinasi dengan Direktorat terkait, seperti SD, SMP dan SMA untuk menyusun langkah-langkah persiapan, mekanisme dan pelaksanaan, termasuk pembuatan logo, medali emas, perak dan perunggu, juga the best theory dan the best experiment. Saat itu pelaksanaannya belum begitu sempurna. Ajang bergengsi yang diikuti siswa SMA seluruh Indonesia ini, kemudian disempurnakan pada tahun 2003. Tahun itu pelaksanaan OSN sudah berkordinasi dengan SD, SMP dan SMA, kemudian disusul dengan pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP).” Tambahnya.
              Seiring berjalannya waktu, timbul keinginan agar penyelenggaraan OSN tingkat nasional bergiliran di adakan di semua provinsi. Aturan-aturan yang ada di dalam SOP kemudian diberlakukan. Selanjutnya, OSN pun dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya. Tahun 2003 OSN dilaksanakan di Balikpapan, kegiatan ini sudah melibatkan SD, SMP, dan SMA, dan respon positif datang dari berbagai provinsi.
              Dari sinilah akhirnya perjalanan OSN terus berlanjut. Pada tahun 2004 berlangsung di Pekanbaru (Riau), kemudian tahun 2005 berlangsung di DKI Jakarta, tahun 2006 di Semarang, 2007 di Surabaya, 2008 di Makassar, 2009 kembali di Jakarta, tahun 2010 di Medan Sumatra Utara, dan tahun 2011 direncanakan akan diselenggarakan di Manado, Sulawesi Utara.

Lalu, bidang apa saja yang diperlombakan di OSN?

Bidang

Sampai saat ini Olimpiade Sains Nasional telah dilaksanakan sebanyak tiga belas kali :
  1. tahun 2002 di Yogyakarta.
  2. tahun 2003 di BalikpapanKalimantan Timur.
  3. tahun 2004 di PekanbaruRiau.
  4. tahun 2005 di Jakarta
  5. tahun 2006 di SemarangJawa Tengah.
  6. tahun 2007 di SurabayaJawa Timur.
  7. tahun 2008 di MakassarSulawesi Selatan
  8. tahun 2009 di Jakarta
  9. tahun 2010 di MedanSumatera Utara.
  10. tahun 2011 di Manado, Sulawesi Utara
  11. tahun 2012 di Jakarta
  12. tahun 2013 di Bandung, Jawa Barat
  13. tahun 2014 di Mataram, Nusa Tenggara Barat

                proses penyerahan bendera sebagai simbol tuan rumah untuk OSN tahun berikutnya

Bagaimana dengan soal-soalnya? siapa yang membuat?
Tahun 2004, 2005, 2006, 2007, pihak Direktorat Pembinaan SMA memberikan dana bantuan blockgrant untuk pelaksanaan OSN. Meski demikian, master soal masih dibuat oleh pusat. Jadi, soal kabupaten/kota dibuat oleh pusat, dan soal nasional juga dibuat oleh pusat. 

Koreksi soal di tingkat kabupaten kota diserahkan ke dinas kabupaten kota, terbaik dari kabupaten kota ke tingkat provinsi dan dari provinsi baru ke tingkat nasional. Jadi prosesnya memang dilaksanakan secara berjenjang dan cukup memperoleh tanggapan serius dari para peserta. “Dengan prosedur yang jelas, peserta yang terpilih tidak asal tunjuk, pada tahun 2000 ke bawah masih memakai sistem tersebut. Alhamdulillah tahun 2003 sudah berjalan dengan baik mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga nasional.” Kata Suharlan.


                                    Ekonomi dan Kebumian
               “Bidang studi ekonomi dan kebumian diikutsertakan dalam OSN tingkat SMA dengan alasan untuk menampung siswa-siswa dari IPS. Sejak 2006 Depdiknas juga sudah mengeluarkan Peraturan Menteri No.34 Tentang Prestasi Peserta Didik yang Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa. 

Selain itu, tertuang juga di Peraturan Menteri No. 39 Tahun 2008 Tentang Pembinaan Kesiswaan, yang salah satunya berisi tentang kegiatan seni dan olah raga. Polanya hampir sama dengan OSN. Sekarang kegiatan kami juga melebar ke olah raga, olah seni, olah rasa dan olah otak. Kini, semua kegiatan ini sudah terpenuhi. Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan lancar,” ucap Suharlan SH, MM.

Apa tujuannya?
Selain bertujuan agar anak-anak menyenangi dan menguasai sains, sekolah-sekolah yang sudah melirik dan menganggap pentingnya OSN, kian giat berbenah diri, salah satunya dengan memperbaiki laboratorium yang ada di sekolah. 

Siswa-siswanya pun makin aktif sudah melakukan eksperimen. Peraih medali di tingkat kabupaten, mulai memperoleh reward dari pihak dinas kabupaten/kota maupun provinsi. Hal ini sesuai dengan gencarnya otonomi daerah yang sekarang sedang berjalan.


4 comments:

  1. Bagus banget info'nya gan,dulu juga saya pernah ikut OSN :)
    jangan lupa visit ke http://samudera-1996.mywapblog.com

    BalasHapus
  2. Saya juga pernah ikut OSN hanya sampai Tingkat Kabupaten si =D
    Kunjung Balik sob http://downloadmania32.blogspot.com

    BalasHapus