Life Only Once. Stop Thinking and Just Make It Work

7.13.2016

Diary Menggapai Himalaya 14 : Sisi Perbatasan India-Nepal

Kathmandu
8 Juli 2016
09.09

[14] India in real, menembus debu perbatasan India-Nepal.

Hidup di India tidak selalu mudah. Dengan jumlah manusia mencapai >1 milyar, mendapatkan pekerjaan yang layak tentulah menjadi tantangan. Semuanya harus bekerja keras, bersaing, berkompetisi untuk bisa hidup layak. Kehidupan masyarakat pinggiran telah berhasil aku rekam di perjalanan menuju perbatasan India-Nepal. Berada disini seperti ditarik ke zaman puluhan tahun silam, seakan-akan tak tersentuh modernitas. Dengan segala hal positif dan negatifnya, klaksonnya yang memekakkan telinga, orang-orang lokal yang selalu antusias setiap melihat orang asing, tertawa mereka saat mengerti bahwa uang Rp 2000 hanya bisa dipakai untuk beli segelas teh susu (sementara mereka hanya butuh 10 Rs untuk beli teh susu), berbagai macam hewan dari sapi sampai ular kobra di tengah maupun pinggir jalan raya, telah meninggalkan bekas yang mendalam di hatiku. Sejak aku mulai backpacking pada 2011, memang India yang selalu aku ingat. Karena negara ini unik, sungguh terlalu unik.












0 comments:

Poskan Komentar