Life Only Once. Stop Thinking and Just Make It Work

7.13.2016

Diary Menggapai Himalaya 16 : Hotel Country Villa

Nagarkot
9 Juli 2011
20.11

[16] istirahat
Traveling itu menyenangkan, tapi percayalah, capek sekali. Bayangkan, kita harus bangun jam 7-8 pagi, setelahnya mandi, menanak nasi pake mini rescucer n beli lauk, packing barang, jalan berkilo-kilometer dari pagi sampai sore (kadang sampai malam). Terkadang tidur hanya beberapa jam, besoknya harus mengulang kegiatan serupa. Menyenangkan? Iya.
Sekarang kami berada di Nagarkot, sebuah kota kecil berjarak 32 km sebelah timur laut Kathmandu. Kota di kaki gunung ini sengaja aku pilih untuk istirahat malam terakhir di Nepal, besok malam adalah penerbanganku ke Malaysia, dilanjut penerbangan ke Surabaya seninnya. Selain mengunjungi Bhaktapur Durbar Square, hari ini aku benar-benar doing nothing. Cuma tidur dan lihat pemandangan dari balkon hotel. Hari ini adalah hari istirahat setelah selama 2 minggu berjalan berkilo2 meter, bekerja keras, menimba pengalaman.

Secara umum, aku bahagia dengan trip ini. Semua pengalaman positif maupun negatif akan terus terpatri di hatiku, di pikiranku, baik sekarang sampai nanti aku tua renta. Aku berencana membuat sebuah buku dari petualangan ini. Buku sederhana, yg bisa dinikmati semua yang mau membaca. Sebuah buku untuk mengenang, bahwa aku pernah melakukan perjalanan ini. Sebuah buku untuk membuka mata, bahwa dunia ini dipenuhi hal-hal indah dan manusia yang baik.
Seharusnya dari balkon, bisa melihat barisan gunung es di pegunungan Himalaya. Tapi lihatlah, hanya kabut dan awan tebal. Udara lumayan dingin, kulawan dengan sepiring bihun goreng dan teh manis panas yg masak sendiri dari rescucer. Sesekali elang beterbangan rendah, seperti mencari mangsa.
Aku bahagia, batinku puas, harus bekerja lebih giat lagi, membantu negaraku, menabung, untuk merencanakan perjalanan berikutnya. Entah kemana kaki ini akan membawaku.









0 comments:

Poskan Komentar