Life Only Once. Stop Thinking and Just Make It Work

6.05.2020

Surakarta, 29 April 2010 : Perpisahan SMA Negeri 3 Surakarta

Buseeet... Muka ane kayak ibuk-ibuk banget ya gan !! Haha. Sumpah kenapa dulu kostum dan dandannya gak banget gini sih. Ane yang pake kebaya kuning itu gan. 
Surakarta, 29 April 2010
Gedung Grha Sabha Pramana
Perpisahan SMA Negeri 3 Surakarta

Ane masih inget, undangan untuk acara perpisahan ini sudah diberikan oleh SMA Negeri 3 Surakarta 2-3 minggu sebelum 29 April 2010. Tapi ane baru ngasi tau ibu ane 1 minggu sebelum 29 April 2010. Karena apa? Karena ane galauuuuu parah harus dandan dan pake kebaya wkwkwk. Yah kan secara ane dulu tomboi banget, gak pernah pakai baju kebaya gitu, apalagi dandan menor! Maka dari itu, sampe ngabarin ke ibu ane bahwa ada acara perpisahan tanggal 29 April 2010 aja ane beratnya setengah mati! 😁😁

Malah ada pikiran jahat di otak ane, ane gak ngasi tau ibu ane. Udahlah ane gak usah ikut acara perpisahan. Tapi itu gak mungkin banget kan? Bisa diamuk ane sama ibu ane. Hihi..

Dan seperti yang ane duga, setelah ane ngasi tau ibu ane, ibu ane sibuuuuk cari info sana-sini tentang tempat dandan dan sewa kebaya. Ahh malesin banget deh! 🀣🀣 Ane sama sekali gak ikut campur dan pasrahin semuanya ke ibu ane. Terserah dah.. ane ngikut aja. Pasrah aja. 🀣🀣😁

Loncat ke hari H.

Karanganyar, 29 April 2010
Paginya....
Hari ini adalah hari yang paling ane "tidak" tunggu-tunggu! Yah inilah hari dimana ane harus dandan dan pakai kebaya untuk acara perpisahan wkwk. Hari yang menyebabkan ane 'galau' selama beberapa minggu terakhir ini. 

Karena acara perpisahan akan dimulai jam 8 pagi, ane inget banget hari itu pagi-pagi buta (jam setengah 5) ane sudah diajak ibu ane ke salon deket rumah untuk DANDAN! bukan dandan biasa ya, tapi dandan yang berlapis-lapis itu gan. Sebelumnya tentu saja ibu ane sudah janjian sama pemilik salon, termasuk jenis kebaya apa yang akan ane pakai. 

Ane sudah duduk di kursi pesakitan (a.k.a kursi salon) dan mulai dipermak dah tu wajah sama rambut ane gan. Pertama yang dibuat adalah rambut ane. Rambut ane diberi hair spray supaya kaku dan mulai dibentuk miring, trus bagian tengah kepalanya agak dinaikkan gitu rambutnya. Di samping dijepit-jepit sama cekip. Sumpah malu bamget deh 🀣🀣.

Selanjutnya bagian wajah. Pertama wajah ane dibersihkan dulu, terus dikasih 'pondation' atau apalah cream warna coklat wajah gitu gan.😁

"Ini wajahnya kok kusam banget ya. Jarang pake make up ya mbak?" Cetus si pemilik salon saat mempermak wajah ane.

'Ahhh cukuplah mbak jangan buat hariku tambah badmood! Wkwkwk."

"Iya mbak itu anak saya jarang pakai make up," ibu ane menimpali.😁😁

Satu jam kemudian, selesailah prosesi dandan ane. Ibu ane juga dandan tapi tipis aja gan. Ane pun pulang ke rumah lagi naik motor, dan itu gak bisa pakai helm ya karena rambut kan udah dibentuk. Malu banget selama di jalan hehe.

Akhirnya ane dan ibu ane berangkat ke Gedung Grha Sabha Pramana naik taksi. Disana sudah banyak teman-teman ane yang semuanya juga dandan cantik-cantik dan ganteng-ganteng. Setelah mereka udah melihat penampilan ane dan ane sudah membaur, rasanya ya jadi biasa aja. Sudah PD lah istilahnya. Justru rasa sedih yang menyeruak datang karena sudah akan berpisah dengan mereka semua, terutama Elvostu ,😭😭.

Acara berlanjut dengan sambutan-sambutan, makan-makan, kemudian pembagian ijazah yang mengharuskan kami berjajar satu persatu naik ke atas panggung. Rasanya begitu terharu, kerja keras kita untuk menjalani masa SMA selama 3 tahun, berakhir disini dengan selembar ijazah. Setelah pembagian ijazah, ada satu momen istimewa dimana ada beberapa murid yang khusus diberi penghargaan oleh SMA Negeri 3 Surakarta, salah satunya aku πŸ˜ŠπŸ‘.

Saat itu ada beberapa kategori yang dipanggil ke panggung untuk diberikan penghargaan, yakni :

1. Siswa dengan pencapaian hasil UAN Terbaik untuk kelas IPS.

2. Siswa dengan pencapaian hasil UAN Terbaik untuk kelas IPA.

3. Siswa dengan pencapaian lomba Olimpiade tingkat nasional.

Ane mendapatkan perhargaan nomor 3 😊😊πŸ₯ΊπŸ‘πŸ‘.

Saat itu penghargaan nomor 1 jatuh ke Erlangga, temen sekelasku (Elvostu) karena nilai pencapaian UAN dia memang paling tertinggi di kelas IPS. Proud of himmm! Seneng banget rasanya pencapaian itu bisa diambil oleh anak Elvostu juga πŸ‘πŸ‘.

Penghargaan nomor 2, tidak lain dan tidak bukan jatuh ke Hendika, salah satu murid paling pintar di SMA Negeri 3 Surakarta πŸ‘πŸ‘, bahkan Hendika mendapat 2 penghargaan sekaligus, yakni penghargaan nomor 2 dan 3, karena dia juga 2 tahun berturut-turut mendapatkan medali perak Olimpiade Sains Nasional Tingkat Nasional untuk Matematika. Luarrr biasa!!

Penghargaan nomor 3 jatuh ke ane, karena pada tahun 2009 ane mendapatkan medali perak untuk Olimpiade Sains Nasional mapel Kebumian.

Bangga banget di hari itu, karena ada 2 anak Elvostu yang bisa maju ke panggung. Love u Elvostu!!

Saat itu masing-masing dari kami diberikan sertifikat penghargaan, dan apresiasi berupa uang. Aku tidak tau pasti untuk Penghargaan Nomor 1 dan 2 dapat berapa, namun untuk nomor 3 aku mendapatkan reward senilai Rp 1.800.000. Wuaahhh nilai yang cukup besar pada saat itu. Seneng banget rasanya, soalnya sebelumnya sama sekali gak kepikiran dapat reward seperti ini.
Reward itu sendiri bukan diberikan dalam bentuk cash, namun dalam bentuk voucher yang harus ane tukerin ke bendahara SMA Negeri 3 saat itu, yakni Pak Sudarsono.

Ps: Gak usah ditanya malunya ane waktu dipanggil ke panggung ya gan.. adooooh suerr! Mana penampilan kayak ibu-ibu banget kan. Haha. Setiap langkah dari kursi ke panggung itu sekaan semua mata orang tertuju ke ane. Ane cuman bisa menahan malu sambil terus maju dan maju ke depan.

Akhirnya seluruh prosesi perpisahan pada hari itu selesai juga dengan lancar dan sangat baik. Pada akhir acara kita semua anak-anak kelas XII benar-benar merasa terharu sekaligus bahagia. Kami akan berpisah disini, namun kami semua sadar ini adalah awal perjuangan kami lebih lanjut. Setelah ini kami akan menempuh bangku perkuliahan, bangku pendidikan terakhir sebelum kami benar-benar akan menjadi manusia dewasa seutuhnya dan terjun ke masyarakat secara mandiri. Saat itu ane sendiri sudah dipastikan akan berkuliah di UGM, jurusan Teknik Geologi, dimana ane sudah mendapatkan kepastian penerimaan pada 13 Maret 2010 lalu 😊😊. Temen-temen Elvostu pun beberapa sudah pasti mendapatkan Universitas juga, terutama mereka yang masuk lewat jalur PMDK UNS, TELKOM, ataupun kampus-kampus yang lain. 

Kami menutup sesi itu dengan foto setiap kelas.

Tidak ada kata-kata yang bisa diucapkan lagi selain kata bersyukur. Bersyukur karena sudah menjalani masa SMA selama 3 tahun dengan baik. Bersyukur karena mengenal mereka, teman-teman Elvostu yang selalu saling mendukung satu sama lain dan tidak pernah membeda-bedakan, bersyukur karena teman-teman Elvostu lulus UAN semuanya dengan hasil yang baik. Terimakasih Elvostu, terimakasih SMA Negeri 3 Surakarta!

Surabaya, 5 Juni 2020
Pakuwon, Surabaya

Aku menulis pengalaman ini pada 5 Juni 2020. Oh Well, yah, pengalaman 10 tahun yang lalu! Benar-benar tantangan untuk menulisnya, karena aku hanya mempunyai bahan berupa 1 foto diatas. Sisanya aku tulis dari sedikit memori yang masih bisa terekam di otakku. Setidaknya dengan menjadikan beberap keping memori itu menjadi 1 tulisan, pengalaman ini akan menjadi hal yang abadi.

0 comments:

Posting Komentar